Peredaran Tramadol dan Hexymer Digulung Polisi, 15 Tersangka Masuk Bui

- Admin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Peredaran obat keras terbatas di Kabupaten Sukabumi

Peredaran obat keras terbatas di Kabupaten Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – Peredaran obat keras terbatas di Kabupaten Sukabumi kembali berhasil dibongkar jajaran kepolisian. Dalam kurun waktu tiga bulan, Satresnarkoba Polres Sukabumi menangkap 15 tersangka dan mengamankan sebanyak 41.479 butir obat keras.

Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Iwan Hendi Sutisna mengatakan, 15 tersangka yang diamankan memiliki latar belakang serta usia yang beragam, mulai dari 22 hingga 42 tahun.

“Dalam tiga bulan terakhir itu ada 15 tersangka dari berbagai umur, mulai dari umur 22 tahun sampai 42 tahun, dan tentunya dari berbagai status sosial pekerjaannya,” ujar Iwan saat memberikan keterangan, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga :  Dinas Perhubungan dan Polres Sukabumi Gelar Survei Jalur untuk Operasi Ketupat Lodaya 2025

Pengungkapan tersebut mengamankan puluhan ribu butir obat keras yang terdiri atas 28.163 butir Tramadol, 12.474 butir Hexymer, dan 842 butir Trihexyphenidyl.

Jika dihitung berdasarkan harga per butir yang digunakan dalam pengungkapan kasus tersebut, nilai keseluruhan barang bukti diperkirakan mencapai sekitar Rp461,33 juta.

Baca Juga :  Penuh Luka Sayatan Ditubuhnya, Satpam Asal Palabuhanratu Ditemukan Tewas Dirumah Majikan di Kota Bogor

Menurut Iwan, pengungkapan tersebut sekaligus menjadi langkah pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan obat keras secara ilegal di tengah masyarakat. Polisi memperkirakan penindakan itu dapat menyelamatkan sekitar 15.104 orang dari potensi penyalahgunaan obat-obatan tersebut.

“Untuk saat ini para pelaku peredaran obat keras terbatas sudah kami tangkap dan kami lakukan penahanan di Rutan Polres Sukabumi,” kata Iwan.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Motif Perampokan di Balik Pembunuhan Wanita di Sukabumi

Seluruh tersangka saat ini ditahan di Rutan Polres Sukabumi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Para tersangka dijerat Pasal 435 dan Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran obat keras terbatas yang berpotensi disalahgunakan dan membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda.***

 

 

(Tono)

 

Berita Terkait

Polisi Amankan Anggota Komite MAN 3 Sukabumi, Enam Paket Sabu Disita
Kasus Narkoba Oknum Kades Tamanjaya Masih Didalami, Polisi Buru Pemasok Sabu
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Sagaranten Perkuat Alat Bukti Penyidik
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Simpenan Jadi Perhatian Publik, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Pemuda di Desa Cimanggu Diamankan Usai Diduga Terlibat Serangkaian Kasus Pencurian
Bandung Masih Jadi Target Jaringan Narkoba, Polisi Ungkap Kasus Ganja dan Sabu Skala Besar
Diduga Lakukan Pungli, Calo Bank Asal Cisolok Terancam Dilaporkan Kuasa Hukum Nasabah
Oknum ASN di Pabuaran Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penganiayaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Peredaran Tramadol dan Hexymer Digulung Polisi, 15 Tersangka Masuk Bui

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Polisi Amankan Anggota Komite MAN 3 Sukabumi, Enam Paket Sabu Disita

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Kasus Narkoba Oknum Kades Tamanjaya Masih Didalami, Polisi Buru Pemasok Sabu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Sagaranten Perkuat Alat Bukti Penyidik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Simpenan Jadi Perhatian Publik, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!