Maut Mengintai di Pantai Karangnaya, Pemuda Jakarta Hilang Terseret Ombak

- Admin

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pencarian seorang pemuda asal Jagakarsa, Jakarta Selatan,

Pencarian seorang pemuda asal Jagakarsa, Jakarta Selatan,

GELIATMEDIA.COM – Ahmad Nadif Fadilah (21), pemuda asal Jagakarsa, Jakarta Selatan, belum ditemukan setelah diduga terseret ombak saat berenang di Pantai Karangnaya, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Senin (17/8/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari. Korban diketahui datang ke lokasi bersama tiga rekannya dan turun ke pantai untuk berenang sekitar pukul 05.30 WIB.

Sekitar pukul 07.00 WIB, korban diduga terbawa gelombang ke arah tengah laut. Ketiga rekannya yang berada di sekitar tepi pantai disebut tidak menyadari saat korban terseret hingga akhirnya kehilangan jejak.

Baca Juga :  DPKP Kerahkan Dua Armada, Kandang Ayam Dua Lantai di Waluran Terbakar

Laporan mengenai kejadian tersebut baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta dari Ikbal, yang merupakan keluarga korban, sekitar pukul 13.50 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Sukabumi langsung mengerahkan tim rescue menuju Pantai Karangnaya. Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan sebelum melakukan penyisiran di sekitar area yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengatakan pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan serta karakteristik gelombang di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran, Komar dan Komsih Kini Mengungsi

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Sukabumi menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban. Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan penyisiran di sekitar area korban diduga terseret arus,” ujar Suryo.

Saat tim tiba di lokasi, kondisi cuaca terpantau cerah. Meski demikian, karakteristik pantai dan kondisi gelombang tetap menjadi faktor yang diperhitungkan dalam proses pencarian.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, RAPI Lokal, dan Balawista.

Baca Juga :  Kebakaran Lahan Dekat Taman Sari Palabuhanratu, Penyebab Masih Misterius

“Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, RAPI Lokal dan Balawista,” tuturnya.

Dalam proses pencarian, tim juga didukung berbagai peralatan, mulai dari Rescue Car, peralatan SAR air, perahu LCR, peralatan evakuasi, Aqua Eye hingga drone.

Tim melakukan penyisiran di area perairan serta sekitar titik yang diduga menjadi lokasi korban pertama kali terseret. Hingga laporan ini dibuat, Ahmad Nadif Fadilah masih berstatus dalam pencarian.***

 

 

(Tono)

 

Berita Terkait

Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran, Komar dan Komsih Kini Mengungsi
Pagi-Pagi Bikin Geger, Warga Temukan Jenazah Perempuan Tanpa Identitas
DPKP Kerahkan Dua Armada, Kandang Ayam Dua Lantai di Waluran Terbakar
DPKP Kerahkan Tiga Armada Jinakkan Api yang Lahap 8 Rumah di Kadudampit
5.000 Meter Persegi Lahan di Bantargadung Terbakar, DPKP Sebut Api Dipadamkan Hampir Dua Jam
Damkarmat Kabupaten Sukabumi Tangani Kebakaran Rumah Tinggal di Desa Selawangi
Dinas Pariwisata Dorong Pengembangan Saung Gunung Camp sebagai Destinasi Wisata Parakansalak
Kebakaran Lahan Dekat Taman Sari Palabuhanratu, Penyebab Masih Misterius

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:56 WIB

Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran, Komar dan Komsih Kini Mengungsi

Rabu, 16 September 2026 - 14:35 WIB

Pagi-Pagi Bikin Geger, Warga Temukan Jenazah Perempuan Tanpa Identitas

Jumat, 4 September 2026 - 14:34 WIB

DPKP Kerahkan Dua Armada, Kandang Ayam Dua Lantai di Waluran Terbakar

Jumat, 4 September 2026 - 14:29 WIB

DPKP Kerahkan Tiga Armada Jinakkan Api yang Lahap 8 Rumah di Kadudampit

Jumat, 4 September 2026 - 14:24 WIB

5.000 Meter Persegi Lahan di Bantargadung Terbakar, DPKP Sebut Api Dipadamkan Hampir Dua Jam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!