GELUATMEDIA.COM – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi harus berjibaku memadamkan kebakaran yang melanda permukiman padat di Kampung Cimahigirang, RT 22/06, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Rabu (2/9/2026) malam.
Saat tiba di lokasi sekitar pukul 22.49 WIB, kobaran api sudah membumbung tinggi dan merambat ke sejumlah rumah. Kondisi tersebut membuat petugas harus bergerak cepat agar api tidak semakin meluas di tengah padatnya permukiman.
Komandan Posko VI Damkar Cisaat, Unang Sofyan, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 22.30 WIB. Tak lama kemudian, armada langsung bergerak menuju lokasi.
“Pas datang ke sana api sudah membumbung tinggi dan sudah merambat ke beberapa rumah,” kata Unang.
DPKP Kabupaten Sukabumi mengerahkan tiga armada untuk penanganan. Armada tersebut berasal dari Posko Cisaat, Posko Cibadak, serta mendapat dukungan dari Damkar Kota Sukabumi.
Petugas tidak hanya mengandalkan suplai air dari armada pemadam. Kondisi di lokasi membuat petugas memanfaatkan kolam yang berada di sekitar permukiman sebagai sumber air tambahan.
“Untungnya di sana ada kolam, jadi setelah habis dari mobil unit kami menggunakan alkon untuk penyiraman,” ujarnya.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 00.00 WIB. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali menyulut kebakaran.
Menurut Unang, salah satu kendala dalam penanganan bukan berasal dari armada maupun proses pemadaman, melainkan laporan yang diterima ketika api sudah cukup besar.
“Alhamdulillah tidak ada kendala, masyarakat juga saling membantu. Hanya laporan awalnya saja yang terlambat,” katanya.
Kebakaran tersebut diduga bermula dari korsleting listrik di rumah milik Ending. Api kemudian membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Delapan rumah terdampak. Tujuh rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan satu rumah lainnya mengalami rusak ringan.
Rumah milik Ending menjadi salah satu yang mengalami kerusakan paling parah. Selain bangunan, tiga unit sepeda motor dan satu sepeda listrik ikut hangus terbakar.
Meski api melahap sejumlah bangunan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebanyak delapan kepala keluarga terdampak terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat yang masih berada di sekitar lokasi.
Setelah api benar-benar dinyatakan terkendali, petugas DPKP bersama unsur terkait melakukan penanganan lanjutan dan memastikan titik-titik yang terbakar aman dari potensi munculnya api kembali.
“Sementara total kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan. Kerugian sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” tandasnya.***
Reporter : Gandi








Komentar