5.000 Meter Persegi Lahan di Bantargadung Terbakar, DPKP Sebut Api Dipadamkan Hampir Dua Jam

- Admin

Jumat, 4 September 2026 - 14:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kebakaran Bantargadung

Kebakaran Bantargadung

GELIATMEDIA.COM – Sekitar 5.000 meter persegi lahan di Kampung Citamiang, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Kamis sore (3/9/2026).

Api membakar area lahan hingga petugas harus mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.

Wadanpos 1 Palabuhanratu pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Ukan Sukandi mengatakan, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

“Penyebab belum diketahui,” kata Ukan, Jumat (4/9/2026).

Petugas mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 18.30 WIB. Proses penanganan berlangsung hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 20.22 WIB.

Baca Juga :  Panenjoan Sampalan Siap Menjadi Magnet Wisata Baru di Kabupaten Sukabumi

Dengan luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 5.000 meter persegi, proses pemadaman membutuhkan waktu hampir dua jam. Petugas harus memastikan titik api benar-benar terkendali agar tidak kembali menjalar ke area lain.

“Hingga proses pemadaman selesai, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api di lahan tersebut,” tandasnya.***

 

 

 

CAPTION
Kebakaran Bantargadung.

Tag

Desa Bantargadung, kecamatan Bantargadung, lahan terbakar,

5.000 Meter Persegi Lahan di Bantargadung Terbakar, DPKP Sebut Api Dipadamkan Hampir Dua Jam

Baca Juga :  Pagi-Pagi Bikin Geger, Warga Temukan Jenazah Perempuan Tanpa Identitas

GELIATMEDIA.COM – Sekitar 5.000 meter persegi lahan di Kampung Citamiang, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Kamis sore (3/9/2026).

Api membakar area lahan hingga petugas harus mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.

Wadanpos 1 Palabuhanratu pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Ukan Sukandi mengatakan, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.

“Penyebab belum diketahui,” kata Ukan, Jumat (4/9/2026).

Baca Juga :  Keributan di SPBN Cikahuripan Tak Berujung Bentrokan, Situasi Kembali Kondusif

Petugas mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 18.30 WIB. Proses penanganan berlangsung hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 20.22 WIB.

Dengan luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 5.000 meter persegi, proses pemadaman membutuhkan waktu hampir dua jam. Petugas harus memastikan titik api benar-benar terkendali agar tidak kembali menjalar ke area lain.

“Hingga proses pemadaman selesai, belum diketahui secara pasti penyebab munculnya api di lahan tersebut,” tandasnya.***

 

 

 

Reporter : Gandi

 

Berita Terkait

Konflik Emas Waluran Memanas CV Mutiara Jagat Desak PT MCM Stop Pembangunan, Dugaan Wanprestasi Disorot
Satu Buaya Berhasil Dievakuasi, Warga Sebut Masih Ada Satu Ekor Berkeliaran
Empat Hari Jadi Misteri, Remaja Terseret Arus Akhirnya Ditemukan Mengapung
Keributan di SPBN Cikahuripan Tak Berujung Bentrokan, Situasi Kembali Kondusif
Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran, Komar dan Komsih Kini Mengungsi
Pagi-Pagi Bikin Geger, Warga Temukan Jenazah Perempuan Tanpa Identitas
DPKP Kerahkan Dua Armada, Kandang Ayam Dua Lantai di Waluran Terbakar
DPKP Kerahkan Tiga Armada Jinakkan Api yang Lahap 8 Rumah di Kadudampit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Konflik Emas Waluran Memanas CV Mutiara Jagat Desak PT MCM Stop Pembangunan, Dugaan Wanprestasi Disorot

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Satu Buaya Berhasil Dievakuasi, Warga Sebut Masih Ada Satu Ekor Berkeliaran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Empat Hari Jadi Misteri, Remaja Terseret Arus Akhirnya Ditemukan Mengapung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Keributan di SPBN Cikahuripan Tak Berujung Bentrokan, Situasi Kembali Kondusif

Sabtu, 19 September 2026 - 17:56 WIB

Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran, Komar dan Komsih Kini Mengungsi

Berita Terbaru