GELIATMEDIA.COM – Ratusan warga Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, antusias mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan dan bakti sosial yang digelar bersama PT Daya Mas Cisolok Geothermal (DMCG), Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, serta Tim Kesehatan RSUD Palabuhanratu.
Kegiatan yang menyasar sekitar 500 warga tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah penyangga operasional energi panas bumi PT DMCG.
Sejak pagi, warga terlihat antusias mendatangi lokasi untuk mendapatkan layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Adapun pelayanan medis yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan tekanan darah, serta pemeriksaan gula darah.
Kepala Teknis Panas Bumi PT DMCG, Doni Masditok, mengatakan pemilihan Desa Sirnarasa sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan menjelang tahap produksi, kegiatan tersebut juga dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat terhadap akses pelayanan kesehatan.
“Kami sengaja mengadakan kegiatan di Desa Sirnarasa sebagai bentuk kepedulian dan upaya menjalin hubungan emosional yang harmonis dengan masyarakat setempat. Selain itu, mengingat wilayah ini cukup jauh dari fasilitas layanan kesehatan utama, kami merasa lokasi ini adalah tempat yang paling tepat untuk menyalurkan bantuan kesehatan,” ujar Doni.
Sementara itu, Ketua Komite Medik RSUD Palabuhanratu, dr. Ardha Prawitasari, yang memimpin langsung tim medis, mengatakan sebanyak 12 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Tim medis terdiri dari tiga dokter, tujuh perawat, dan dua tenaga farmasi. Mereka bertugas memastikan seluruh rangkaian pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lapangan, dr. Ardha menyebut terdapat sejumlah keluhan kesehatan yang cukup banyak disampaikan warga.
“Penyakit yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat di antaranya adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pegal-pegal, nyeri pinggang dan lutut, hipertensi, serta dermatitis atau radang kulit,” kata dr. Ardha.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan adanya kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan di wilayah Cikakak. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami sangat berharap kolaborasi seperti ini dapat lebih sering dilakukan agar dapat membantu menjangkau masyarakat Sukabumi, khususnya di Cikakak, agar status kesehatan mereka terpantau dan dilayani dengan baik,” pungkasnya.
Kepala Desa Sirnarasa, Okih Suryadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif PT DMCG bersama para mitra dalam menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran tim medis secara langsung ke desa sangat membantu warga yang selama ini terkendala jarak dan biaya transportasi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap.
“Pemerintahan Desa Sirnarasa sangat menyambut baik kegiatan ini. Terima kasih kami sampaikan kepada PT DMCG dan Timkes RSUD Palabuhanratu yang sudah turun langsung berperan aktif membantu warga,” ucap Okih.
Salah seorang warga penerima manfaat, Absor, mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan secara langsung di desanya.
“Kami warga Sirnarasa khususnya sangat terbantu. Kami sangat senang dan banyak berterima kasih kepada PT DMCG yang sudah mengadakan kegiatan ini,” ungkap Absor.
Ia mengatakan, sebelum adanya pelayanan kesehatan jemput bola tersebut, warga biasanya harus menempuh perjalanan cukup jauh dan mengeluarkan biaya transportasi hanya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
Absor berharap kegiatan sinergi antara perusahaan dan instansi kesehatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkala sehingga kondisi kesehatan masyarakat Desa Sirnarasa dapat dipantau dengan lebih baik.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti sekali, tetapi dapat dijadwalkan secara berkala agar kesehatan warga desa dapat terpantau dengan baik,” pungkasnya.***
Reporter : Dapit








Komentar