GELIATMEDIA.COM – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan estetika gigi menunjukkan tren peningkatan. Menyikapi hal tersebut, Ikatan Ortodontis Indonesia (IKORTI) Pengurus Wilayah Jawa Timur menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Ayo Rapikan Gigi” pada Minggu, (3/5/2026), di DoubleTree by Hilton Surabaya, Jalan Tunjungan No.12.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua IKORTI Pengwil Jatim, Dr. Arya Brahmanta, drg., Sp.Ort, serta dihadiri Ketua Pengurus Pusat IKORTI, Prof. Dr. Endah Mardiati, drg., Sp.Ort., Subsp. DDTK (K). Kehadiran keduanya menegaskan pentingnya edukasi ortodonti berbasis ilmiah di tengah maraknya arus informasi digital.
Mengusung slogan “Gigi Rapi, Senyum Makin Berarti”, kegiatan ini tidak hanya menyediakan layanan pemeriksaan dan konsultasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi terbuka bagi masyarakat. IKORTI Jatim menyoroti meningkatnya tren pemasangan behel instan tanpa diagnosis yang tepat, yang dinilai berisiko bagi kesehatan.
“Perawatan ortodonti bukan sekadar estetika, melainkan bagian dari kesehatan yang harus melalui pemeriksaan komprehensif dan dilakukan oleh tenaga profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Endah Mardiati menekankan peran penting organisasi profesi dalam menjaga standar pelayanan kesehatan gigi di Indonesia. Ia menyebut edukasi langsung kepada masyarakat menjadi langkah strategis untuk meluruskan berbagai misinformasi, khususnya yang beredar di media sosial.
Kegiatan ini juga dikolaborasikan dengan komunitas lari Kendos Running Crew, yang menghadirkan konsep gaya hidup sehat secara menyeluruh. Peserta diajak untuk tidak hanya memperhatikan kebugaran tubuh melalui aktivitas fisik, tetapi juga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kualitas hidup.
Sejak pagi hari, kegiatan ini menghadirkan interaksi langsung antara masyarakat dengan dokter spesialis ortodonti. Selain pemeriksaan dan konsultasi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya diagnosis, perencanaan perawatan, serta risiko jika dilakukan tanpa prosedur yang tepat.
Melalui kegiatan ini, IKORTI Jatim berharap masyarakat semakin bijak dalam memilih perawatan ortodonti, sekaligus mendorong terciptanya praktik kesehatan gigi yang aman, etis, dan berbasis ilmu pengetahuan.***
Reporter : Mia






