GELIATMEDIA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi terus mendorong pengembangan potensi pariwisata di berbagai wilayah, termasuk Kecamatan Parakansalak yang memiliki kekayaan alam, budaya, serta panorama pegunungan yang potensial menjadi daya tarik wisata.
Salah satu potensi yang mendapat perhatian adalah Saung Gunung Camp, sebuah kawasan wisata yang berada di ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dari lokasi tersebut, wisatawan dapat menikmati panorama bentang alam Kabupaten Sukabumi dari ketinggian.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan Saung Gunung Camp memiliki karakteristik tersendiri yang dapat dikembangkan menjadi salah satu alternatif destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi.
“Dari ketinggian ini kita bisa melihat alam Parakansalak dengan cakrawala dan panorama yang luar biasa. Rasa-rasanya tidak sempurna para wisatawan kalau tidak datang ke Saung Gunung Camp ini,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan pariwisata Parakansalak tidak hanya bertumpu pada keindahan alam, tetapi juga dapat dikembangkan melalui potensi pertanian, budaya, serta berbagai aktivitas wisata yang sesuai dengan karakteristik wilayah.
Ali menegaskan, pengembangan pariwisata juga harus memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Ekonomi harus tumbuh, kesejahteraan harus hadir dengan dua sektor utama, yaitu pertanian dan wisata. Potensinya luar biasa. Tetapi pariwisata dan pertanian tidak akan sempurna kalau aksesibilitasnya tidak terbangun dengan baik,” jelasnya.
Aksesibilitas Menjadi Perhatian
Dalam kunjungan ke Saung Gunung Camp, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi turut berdiskusi dengan pengelola, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta unsur DPRD Kabupaten Sukabumi mengenai berbagai kebutuhan dalam pengembangan destinasi tersebut.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kondisi akses jalan menuju lokasi wisata.
Ali mengatakan aksesibilitas merupakan bagian penting dalam pengembangan destinasi. Infrastruktur yang baik akan memudahkan wisatawan berkunjung sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan.
“Kami Dinas Pariwisata hadir untuk kemudian mengupayakan dengan sekuat tenaga yang ada, dengan kemampuan yang kami miliki dan tentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan, agar akses jalan dari Parakansalak menuju Saung Gunung Camp bisa diperbaiki,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peningkatan akses tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ganda, baik untuk pengembangan pariwisata maupun sektor pertanian masyarakat.
Potensi Wisata Parakansalak Sangat Beragam
Dinas Pariwisata melihat Kecamatan Parakansalak memiliki potensi wisata yang cukup beragam. Selain Saung Gunung Camp dan Situ Sukarame, terdapat sejumlah potensi lain seperti Gunung Wayang, Gunung Beser, Gunung Salak, Curug Kembar, Curug Sawer, serta kawasan pemandian air panas.
Potensi tersebut dapat dikembangkan secara terintegrasi dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah desa.
Ali juga membuka peluang pengembangan wisata berbasis aktivitas dan olahraga, seperti paralayang maupun paramotor, dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta aspek keselamatan dan regulasi yang berlaku.
“Ke depan mungkin bisa kita kembangkan dengan wisata paralayang, paramotor dan sebagainya. Potensi ketinggian di sini sangat menarik untuk dikembangkan menjadi bagian dari aktivitas wisata,” katanya.
Selain wisata alam dan olahraga, aspek kebudayaan juga menjadi potensi yang dapat memperkaya pengalaman wisatawan. Salah satunya adalah keberadaan kesenian tradisional Gamelan Serondeng yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat setempat.
“Tidak hanya karena alam, tidak hanya karena aktivitas buatan, tetapi juga berbasis pada budaya yang bisa kita jadikan sebagai daya tarik sehingga wajar Parakansalak menjadi daerah tujuan wisata,” tutur Ali.
Dorong Desa Wisata
Sebagai bagian dari pengembangan potensi pariwisata berbasis masyarakat, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi juga mendorong pemerintah desa untuk mengembangkan konsep desa wisata.
Ali menyebut berbagai potensi yang dimiliki Parakansalak dapat dikemas menjadi satu kesatuan destinasi dengan melibatkan masyarakat, pelaku usaha, pengelola wisata, kelompok budaya, serta sektor pertanian.
“Parakansalak memiliki potensi yang luar biasa. Ada alam, pertanian, budaya dan panorama. Ini yang harus kita dorong bersama agar memberikan manfaat terhadap masyarakat,” ujarnya.
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pelaku wisata, masyarakat dan stakeholder terkait dalam rangka mengembangkan potensi tersebut.
Ali berharap Saung Gunung Camp dan berbagai potensi wisata lainnya di Parakansalak dapat semakin dikenal wisatawan, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Semoga Allah mudahkan. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita berharap Parakansalak dapat menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***
(TONO)








Komentar