Ratusan Petani Berkumpul di Palabuhanratu, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan dan Reforma Agraria

- Admin

Rabu, 23 September 2026 - 16:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Ratusan petani dan berbagai elemen masyarakat berkumpul di Inna Samudera Beach Hotel,

Ratusan petani dan berbagai elemen masyarakat berkumpul di Inna Samudera Beach Hotel,

GELIATMEDIA.COM – Ratusan petani bersama berbagai elemen masyarakat berkumpul di Inna Samudera Beach Hotel, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/9/2026). Mereka mengikuti agenda bertajuk “September Bercahaya: FGD dan Ritual Budaya – Doa untuk Kemandirian Energi Listrik, Ketahanan Pangan dan Persatuan Nasional.”

Kegiatan yang digagas Komite Nasional Pergerakan Ketahanan Energi dan Pangan Indonesia tersebut mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Petani, Mengawal Jaringan Infrastruktur Listrik untuk Jabar Caang.” Agenda ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Tani Nasional 2026.

Mewakili Presidium Komite Nasional, A. Ginanjar Akil menyampaikan apresiasi atas antusiasme para petani yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Atas nama Komite Nasional Pergerakan Ketahanan Energi dan Pangan Indonesia, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh petani atas kehadirannya mengikuti FGD Hari Tani Nasional 2026,” ujar Ginanjar.

Baca Juga :  Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, GRIB Jaya Sukabumi Serahkan SK Kepengurusan Baru

Menurutnya, FGD tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi mampu menghasilkan pokok pikiran serta rekomendasi strategis untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi.

“Harapan kami, FGD ini melahirkan langkah-langkah konkret untuk kemajuan sektor pertanian di daerah kita,” lanjutnya.

Ginanjar juga menegaskan bahwa Hari Tani Nasional menjadi momentum untuk menghormati jasa petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Dari sawah dan ladang para petani itulah masa depan daerah ini tumbuh dan berkembang. Karena itu, dukungan terhadap petani harus terus diperkuat,” ucapnya.

Sementara itu, Sekjen Komite Nasional, Aam Abdul Salam, yang bertindak sebagai moderator FGD, menekankan pentingnya posisi petani sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus bagian dari akar budaya ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Kunjungi Korban Keracunan di RSUD Palabuhanratu

“Petani memiliki peran strategis untuk kemajuan sebuah daerah, termasuk Kabupaten Sukabumi,” ungkap Aam.

Ia menyebut pengesahan UU Reforma Agraria sebagai momentum yang memberikan harapan bagi para petani. Namun, ia mengingatkan agar petani tidak berhenti pada euforia atas pengesahan aturan tersebut.

“Keberhasilan reforma agraria tidak ditentukan di ruang sidang Senayan, melainkan di garis depan pengelolaan lahan bagi para petani,” tegasnya.

Aam menjelaskan, masyarakat, petani, organisasi tani, masyarakat adat, serta berbagai elemen sipil perlu turut mengawal penyusunan peraturan turunan dan peta jalan reforma agraria.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Sirnarasa Apresiasi Bantuan Koperasi Bumi Kiara Mineral Sejahtera untuk Korban Kebakaran Kampung Adat Cipta Mulya

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pengusulan LPRA serta pemantauan terhadap lembaga penyelenggara menjadi bagian penting agar perlindungan yang diatur dalam UU tersebut benar-benar dapat diwujudkan.

“Hanya dengan pengawasan publik yang tajam, regulasi ini dapat berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat dan penataan ketimpangan agraria,” jelasnya.

Ia berharap momentum Hari Tani Nasional 2026 dan pengesahan UU Reforma Agraria dapat menjadi langkah untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan lahan yang selama ini dihadapi masyarakat.

“Intinya di Hari Tani Nasional ini, kita berharap dengan disahkannya UU Reforma Agraria, ke depan para petani bisa lebih sejahtera dan persoalan lahan segera dituntaskan,” pungkas Aam.

 

 

Reporter : Dapit

 

 

Berita Terkait

Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, GRIB Jaya Sukabumi Serahkan SK Kepengurusan Baru
Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter
Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri
Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Gebyar Hari Santri Nasional 2026 di Cikakak, Ratusan Peserta Ikuti Berbagai Perlombaan
410 Pemancing Padati Lomba Mancing Badong, Syukuran Hari Nelayan Sangrawayan ke-4 Meriah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, GRIB Jaya Sukabumi Serahkan SK Kepengurusan Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias

Berita Terbaru