GELIATMEDIA.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), tetapi juga memberikan manfaat bagi kehidupan sosial, keagamaan, dan perekonomian masyarakat.
Melalui program tersebut, TNI turut mendukung perbaikan sarana ibadah sekaligus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Girimukti.
Salah satu sasaran kegiatan nonfisik berupa dukungan terhadap sarana ibadah diwujudkan melalui renovasi Masjid Al-Barokah yang berlokasi di Kampung Cikiara Kebun, RT 01/RW 11, Desa Girimukti. Renovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan warga dalam beribadah sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Ketua RT setempat, Nur, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program TMMD yang memberikan perhatian terhadap kondisi masjid di lingkungannya.
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kegiatan TMMD ini. Kondisi masjid kami sudah cukup lama belum tersentuh bantuan. Dengan hadirnya program TMMD, sekarang Masjid Al-Barokah bisa mendapatkan bantuan renovasi,” ujar Nur, Rabu (14/10/2026).
Ia berharap renovasi tersebut dapat menjadikan Masjid Al-Barokah lebih baik, nyaman, dan layak digunakan sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan serta silaturahmi warga.
**UMKM Lokal Ikut Mendapatkan Manfaat**
Selain mendukung perbaikan sarana ibadah, program TMMD ke-130 juga memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM Desa Girimukti. Keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan produk unggulan desa kepada masyarakat yang lebih luas.
Kepala Desa Girimukti, Agung Syamsudin, mengatakan bahwa pelaksanaan TMMD Kodim 0622/Sukabumi memberikan kontribusi terhadap percepatan pembangunan desa sekaligus membuka peluang bagi peningkatan perekonomian masyarakat.
“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan TMMD dari Kodim 0622 betul-betul membantu mempercepat pembangunan di daerah kami, sekaligus UMKM kami bisa terdongkrak,” ujar Agung.
Pada pembukaan TMMD ke-130, sejumlah pelaku UMKM Desa Girimukti turut memamerkan produk unggulan berbasis potensi pertanian lokal. Produk yang diperkenalkan antara lain gula aren, keripik pisang atau lantak, kerupuk gadung, peyek, dan madu hutan.
Menurut Agung, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperluas promosi sekaligus meningkatkan pengenalan produk lokal kepada masyarakat.
Pengembangan UMKM ini juga melibatkan ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat dalam mengolah potensi pertanian menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi.
“Harapan kami, dengan kerja keras ibu-ibu PKK dan masyarakat, UMKM ini bisa mengangkat perekonomian masyarakat menjadi lebih baik dan berkelanjutan. Dapat menambah penghasilan keluarga sekaligus mengembangkan usaha agar semakin maju,” ungkapnya.
**Perkuat Gotong Royong dan Kemandirian Ekonomi**
Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas kehidupan sosial, keagamaan, dan ekonomi masyarakat.
Renovasi Masjid Al-Barokah diharapkan dapat menunjang aktivitas ibadah warga, sementara promosi produk UMKM menjadi peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong serta mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat desa yang lebih mandiri dan sejahtera.***
Reporter : Asep Topiq








Komentar