GELIATMEDIA.COM – Pesan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto terkait semakin kompleksnya ancaman menjadi perhatian Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi. Tantangan tersebut di tingkat kewilayahan tidak hanya dimaknai dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
Hal itu disampaikan dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo pada upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Alun-alun Palabuhanratu, Senin (5/10/2026).
Dalam amanat tersebut, Panglima TNI mengingatkan bahwa perkembangan geopolitik, disrupsi teknologi hingga munculnya ancaman hibrida menuntut TNI untuk terus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis.
Selain itu, TNI didorong untuk memperkuat budaya pengabdian PRIMA yang mencakup sikap profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif.
Bagi Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, pesan tersebut dinilai relevan dengan kondisi wilayah yang memiliki karakter geografis luas serta potensi berbagai jenis bencana. Kesiapan personel dan kemampuan bergerak cepat menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi bencana membutuhkan kolaborasi lintas instansi. Kodim telah membangun koordinasi dengan pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan bencana, terutama memasuki musim hujan.
“Kita mengantisipasi bencana bersama-sama dengan instansi lain. Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan menyiapkan satuan-satuan maupun gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, serta instansi terkait,” ujarnya.
Menurut Agung, langkah tersebut penting mengingat Kabupaten Sukabumi memiliki potensi bencana yang cukup tinggi. Koordinasi antarlembaga menjadi salah satu kunci agar penanganan dan respons kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat ketika bencana terjadi.
“Selain kesiapsiagaan, amanat Panglima TNI juga menekankan pentingnya soliditas TNI, sinergitas lintas instansi, menjaga netralitas serta memegang teguh hukum,” tuturnya.
Ia menambahkan, seluruh personel juga dituntut meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika keamanan maupun berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat.
Di Kabupaten Sukabumi, prinsip tersebut diwujudkan Kodim 0622 melalui penguatan kerja sama bersama pemerintah daerah, Polri, BPBD, Damkar dan berbagai unsur terkait lainnya.
“Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 TNI bagi Kodim 0622 tidak hanya menjadi momentum peringatan usia organisasi, tetapi juga penegasan kembali kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas kewilayahan dan membantu masyarakat menghadapi berbagai risiko di lapangan,” tandasnya.***
(Red)








Komentar