GELIATMEDIA.COM – Panitia Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mulai mematangkan persiapan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang melibatkan santri dan masyarakat.
Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober tersebut akan menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Di Kecamatan Palabuhanratu, rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai 17 hingga 24 Oktober 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dan konsolidasi yang digelar di Aula Kecamatan Palabuhanratu, Senin (22/9/2026). Rapat dihadiri sejumlah unsur dan pemangku kepentingan terkait guna menyatukan langkah serta memastikan seluruh agenda berjalan sesuai rencana.
Ketua Panitia Pelaksana HSN Kecamatan Palabuhanratu, Muhamad Fadil Muadillah, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini dirancang dengan beragam kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada perayaan, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antarpondok pesantren serta masyarakat.
“Peringatan Hari Santri Nasional bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk mengenang peran besar para santri dan ulama dalam memperjuangkan serta mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Fadil.
Ia menambahkan, peringatan HSN di Palabuhanratu diharapkan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpesantren sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan umara.
“Di Kecamatan Palabuhanratu yang kita cintai ini, momentum HSN harus mampu menjadi wadah untuk merekatkan tali silaturahmi antarponpes, memperkuat sinergi antara ulama dan umara,” tegasnya.
**Festival Santri hingga Kirab Sarungan**
Panitia telah menyusun sejumlah agenda utama dalam rangkaian peringatan HSN 2026. Kegiatan diawali dengan Festival Kreasi dan Prestasi Santri yang dijadwalkan berlangsung pada 17–21 Oktober 2026.
Festival tersebut akan diisi berbagai perlombaan, di antaranya Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), lomba mewarnai, kaligrafi, perkusi, lalaran Nadhom Alfiyah Ibnu Malik, serta video storytelling bertema Hari Santri Nasional.
Selanjutnya, pada 24 Oktober 2026, panitia akan menggelar apel dan kirab HSN yang dimeriahkan dengan pawai sarungan. Rute pawai dimulai dari Alun-Alun Palabuhanratu, melintasi Jalan Siliwangi, Pasar, Pangsor, SDN 03 Palabuhanratu, kemudian kembali ke Alun-Alun Palabuhanratu.
Setelah kirab, kegiatan akan dilanjutkan dengan penampilan kreasi santri dan pengundian doorprize bagi peserta.
Puncak peringatan HSN tingkat Kecamatan Palabuhanratu dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Dalam rangkaian tersebut, panitia juga menyiapkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan santri.
Selain kegiatan seremonial dan perlombaan, panitia turut merancang kegiatan sosial bertajuk **Santri Mengabdi**. Program ini diwujudkan melalui aksi bersih-bersih masjid jami di sekitar lingkungan pondok pesantren sebagai bentuk kepedulian santri terhadap kebersihan tempat ibadah dan lingkungan masyarakat.
**Anggaran Rp46 Juta, Panitia Harapkan Dukungan Bersama**
Untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan tersebut, anggaran peringatan HSN 2026 tingkat Kecamatan Palabuhanratu tercatat mencapai Rp46 juta.
Fadil berharap seluruh agenda dapat terlaksana dengan meriah, aman, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga mengharapkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan anggaran agar setiap kegiatan dapat berjalan optimal.
Menurutnya, keberhasilan peringatan HSN tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dan partisipasi berbagai unsur yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan pesantren dan kehidupan keagamaan di Palabuhanratu.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Palabuhanratu, Ketua LAZISNU Palabuhanratu, Ketua KNPI, Kepala Puskesmas Palabuhanratu, perwakilan kepala desa se-Kecamatan Palabuhanratu, perwakilan kepala sekolah, unsur TNI dan Polri, serta sejumlah perwakilan elemen lainnya.
Melalui persiapan yang dilakukan secara bersama-sama, peringatan HSN 2026 di Palabuhanratu diharapkan menjadi ajang memperkuat ukhuwah, menumbuhkan kreativitas dan prestasi santri, serta meningkatkan kontribusi pesantren bagi masyarakat.***
Reporter : Asep Topiq








Komentar