GELIATMEDIA.COM – Seorang nelayan asal Cikembang, Kabupaten Sukabumi, Aep Saepudin, mengalami kejadian tak terduga saat tengah beristirahat di kawasan Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
Aep mengaku saat kejadian dirinya sedang tertidur. Ia tiba-tiba merasakan sakit setelah diduga ditusuk oleh seorang pria yang datang secara tiba-tiba.
“Sedang tidur. Nggak terasa nusuk yang ini. Dia datang tiba-tiba,” ujar Aep kepada awak media saat ditemui di RSUD Palabuhanratu, Kamis (27/8/2026).
Saat terbangun, Aep awalnya hanya menyadari adanya luka di bagian depan tubuhnya. Sementara luka lainnya di bagian belakang baru diketahui setelah dirinya mendapat pertolongan dan dibawa menggunakan mobil polisi.
“Pas saya bangun ini udah terasa sakit, ini belum ketahuan. Di sini ketahuan, di sini yang belakang. Ketutupin baju. Karena ditidurin di mobil polisi, diketahuin,” katanya.
Aep mengaku tidak mengenal dekat pria yang diduga melakukan penusukan tersebut. Ia hanya mengetahui sosok itu sebagai seseorang yang kerap berada di sekitar kawasan dermaga dan sehari-hari berjualan ikan.
“Enggak terlalu kenal, enggak kenal dekat. Tapi tahu dia seharian suka ada di lokasi dermaga. Dia suka jualan ikan,” tuturnya.
Usai mengalami penusukan, Aep sempat berguling-guling menahan rasa sakit. Sejumlah orang yang berada di lokasi kemudian memberikan pertolongan dengan memasang perban pada bagian tubuhnya yang terluka.
Pelaku disebut berhasil diamankan polisi setelah adanya laporan dari warga. Sementara Aep kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Aep sehari-hari bekerja sebagai nelayan payang dan biasa melaut bersama perahu Delima 1. Aktivitas tersebut membuatnya kerap bermalam di kawasan dermaga setelah pulang dari laut.
“Nelayan, tiap hari. Nelayan payang, ikut payang Delima 1,” ungkapnya.
Aep mengatakan dirinya tinggal bersama ayahnya di Cikembang. Ia juga memiliki seorang anak yang tinggal bersama ibunya.
Rutinitas melaut membuat Aep tidak selalu pulang ke rumah. Ketika sedang mencari ikan, ia memilih beristirahat di darat, tepatnya di kawasan dermaga, sebelum kembali melaut.
“Iya, selagi nyari ikan. Siangnya kan pulang, malam istirahat tidurnya di darat di dermaga,” pungkasnya.***
Reporter : Gandi








Komentar