HNSI Audiensi Bahas Permendag Nomor 5 Tahun 2025 tentang BBL, Soroti Dampaknya bagi Nelayan Palabuhanratu

- Admin

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)

GELIATMEDIA.COM – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) menggelar audiensi bersama para pemangku kebijakan untuk membahas implementasi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 5 Tahun 2025 terkait Barang Bawaan Penumpang (BBL). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat DPRD/instansi pemerintah setempat dan dihadiri jajaran pengurus serta anggota HNSI, perwakilan pemerintah daerah, dan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.

Dalam pertemuan tersebut, diskusi berlangsung terbuka dengan fokus pada dampak kebijakan BBL terhadap aktivitas nelayan, distribusi hasil tangkapan, serta akses logistik di wilayah pesisir Palabuhanratu, Cisolok, dan sekitarnya.

HNSI menyampaikan sejumlah aspirasi terkait implementasi Permendag Nomor 5 Tahun 2025. Beberapa poin yang menjadi perhatian antara lain perlunya kejelasan ruang lingkup aturan BBL bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan skala kecil agar tidak menghambat mobilitas hasil laut, penguatan mekanisme pengawasan dan sosialisasi aturan di lapangan, serta usulan penyesuaian teknis yang dinilai lebih berpihak kepada nelayan tradisional di Jawa Barat, khususnya di wilayah Palabuhanratu dan Cisolok.

Baca Juga :  Nelayan Kecewa Tak Bisa Isi BBM, SPBU Klarifikasi Soal Aturan Pengisian Jeriken

Usai audiensi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi yang juga anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman, menyampaikan bahwa persoalan BBL masih memerlukan kejelasan regulasi dan solusi yang berpihak kepada masyarakat nelayan.

Menurutnya, dalam audiensi tersebut muncul sejumlah permasalahan terkait penangkapan, penanaman, hingga pengelolaan benih bening lobster (BBL). Ia menilai aspek pemasaran perlu dipikirkan secara matang sebelum kebijakan diterapkan secara menyeluruh.

“Alhamdulillah, dalam audiensi tadi sudah muncul beberapa solusi. Karena ini berkaitan dengan Permendag, tentu perlu ada sinkronisasi kebijakan yang lebih jelas. Kami sepakat bersama peserta audiensi untuk menyusun skema dan menjadwalkan kunjungan ke DPR RI guna meminta kejelasan mengenai nasib masyarakat, khususnya nelayan di Palabuhanratu yang hingga saat ini masih menunggu kepastian terkait BBL,” ujar Paoji Nurjaman, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga :  Wali kota Bandung Ancam Copot Kepala RSUD, Bayi Tertukar Jangan Sampai Terjadi di Bandung

Ia berharap kunjungan ke DPR RI nantinya dapat menghasilkan solusi terbaik bagi nelayan dan petani yang terdampak kebijakan tersebut.

Lebih lanjut, Paoji menegaskan pentingnya musyawarah bersama seluruh pemangku kepentingan guna mencari jalan keluar yang mampu memberikan manfaat bagi nelayan, petani, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Kami ingin kebijakan yang dibuat dapat memberikan kepastian dan manfaat bagi masyarakat. Jangan sampai nelayan dan petani terus mengeluh karena ketidakjelasan aturan. Mudah-mudahan hasil audiensi ini menjadi langkah awal untuk memperjuangkan solusi terbaik, dan Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi siap memfasilitasi serta meminta rekomendasi pimpinan DPRD agar agenda audiensi ke DPR RI dapat segera terlaksana,” katanya.

Baca Juga :  Kepala Desa Jayanti Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Penanganan ODGJ dan Persiapan Ramadan

Pada akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi secara intensif agar implementasi kebijakan tidak memberatkan pelaku utama sektor perikanan.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen sinergi antara HNSI dan pemerintah dalam memperjuangkan kesejahteraan nelayan Indonesia.Jika diperlukan, saya juga dapat membuat versi berita media online yang lebih formal dan SEO-friendly, lengkap dengan judul, lead, dan kutipan langsung yang lebih ringkas.***

 

 

Reporter : Dapit

 

 

 

 

Berita Terkait

RS Kebonjati Semarakkan HUT ke-81 RI dan Usia ke-78 dengan Kebersamaan
SURF COMPETITION 2026–Independence Day Resmi Ditutup, Semarak Kemerdekaan Menggema di Cimaja
Libatkan Dua Pelajar, PENYU Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut Palabuhanratu
Meriahkan HUT ke-81 RI, Bapeni Korpri Palabuhanratu Perkuat Semangat Nasionalisme
Desa Cimanggu Peringati Hari Jadi ke-14, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelayanan Berbasis Teknologi
Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition 2026 Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Lima Mahasiswa Akper Kebonjati Bandung Edukasi Masyarakat tentang Pencegahan Stunting
Tak Perlu Antre di Satu Titik, Ini Pilihan Lokasi Perpanjangan SIM di Bandung

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:58 WIB

RS Kebonjati Semarakkan HUT ke-81 RI dan Usia ke-78 dengan Kebersamaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 04:19 WIB

SURF COMPETITION 2026–Independence Day Resmi Ditutup, Semarak Kemerdekaan Menggema di Cimaja

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Libatkan Dua Pelajar, PENYU Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut Palabuhanratu

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Bapeni Korpri Palabuhanratu Perkuat Semangat Nasionalisme

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Desa Cimanggu Peringati Hari Jadi ke-14, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelayanan Berbasis Teknologi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!