Wali kota Bandung Ancam Copot Kepala RSUD, Bayi Tertukar Jangan Sampai Terjadi di Bandung

- Admin

Selasa, 14 April 2026 - 20:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

GELIATMEDIA.COM – Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan dengan tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk kelalaian di fasilitas kesehatan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan akan mencopot pimpinan rumah sakit maupun puskesmas jika terjadi insiden serius, seperti kasus bayi yang hampir tertukar.

Pernyataan tersebut disampaikan Farhan di Pendopo Kota Bandung, Senin (13/4/2026), sebagai respons atas insiden yang terjadi di salah satu fasilitas kesehatan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pelayanan kesehatan tidak hanya berada pada individu, melainkan melekat pada seluruh sistem organisasi, terutama pimpinan fasilitas kesehatan.

Baca Juga :  RS Bumi Jayanti Palabuhanratu Resmi Dibangun, Perluas Akses Kesehatan Sukabumi Selatan

Farhan mengungkapkan, segera setelah menerima informasi terkait insiden tersebut, dirinya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan serta seluruh direktur rumah sakit di Kota Bandung. Ia menekankan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang.

Baca Juga :  Tak Sekadar Pemugaran, TPU Cikadut Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Sejarah

Instruksi tersebut juga berlaku bagi seluruh puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Menurutnya, setiap unsur dalam organisasi harus memastikan pelayanan berjalan optimal dan sesuai standar.

Ia berharap langkah tegas ini dapat mendorong peningkatan disiplin, pengawasan, serta kualitas pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan. Pemerintah Kota Bandung ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang aman, nyaman, cepat, dan profesional.

Baca Juga :  Wali Kota Bandung Ultimatum Proyek Galian Kabel, Target Rampung 5 Maret 2026

Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Bandung menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi kelalaian yang berpotensi merugikan masyarakat, baik di rumah sakit maupun puskesmas.***

 

 

Reporter : Mia

 

 

Berita Terkait

Pemdes Mekarjaya Apresiasi Pembangunan Sumur Bor TMMD ke-130, Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, GRIB Jaya Sukabumi Serahkan SK Kepengurusan Baru
Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter
Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri
Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Gebyar Hari Santri Nasional 2026 di Cikakak, Ratusan Peserta Ikuti Berbagai Perlombaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 05:24 WIB

Pemdes Mekarjaya Apresiasi Pembangunan Sumur Bor TMMD ke-130, Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, GRIB Jaya Sukabumi Serahkan SK Kepengurusan Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Berita Terbaru