25 Pelaku UMKM Ramaikan Plara Fest, Dinas Pariwisata Dorong Ekonomi Kreatif

- Admin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mendorong Plara Fest menjadi ruang kolaborasi seni,

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mendorong Plara Fest menjadi ruang kolaborasi seni,

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi terus mendorong pengembangan potensi seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat serta pelaku usaha lokal.

Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Palabuhanratu Festival (Plara Fest) yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156. Kegiatan tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas di Pantai Bupalo, Palabuhanratu, Sabtu (8/8/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua Pelaksana Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156, Ali Iskandar, mengatakan Plara Fest merupakan salah satu dari 14 agenda yang disiapkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi tahun ini.

Menurut Ali, penyelenggaraan Plara Fest tidak terlepas dari keberhasilan komunitas seni Palabuhanratu dalam menggelar Hari Tari Dunia pada 29 April 2026. Kegiatan tersebut mendapatkan respons positif dan apresiasi masyarakat sehingga menjadi inspirasi untuk menghadirkan kembali ruang ekspresi seni dan budaya dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Serahkan Santunan Jaminan Kematian untuk Anggota Balawista

“Untuk Festival Palabuhanratu, berawal dari success story komunitas seni Palabuhanratu yang pada 29 April lalu melaksanakan Hari Tari Dunia. Kegiatan itu mendapat apresiasi luar biasa, sehingga diusulkan kembali dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi,” ujar Ali.

Dinas Pariwisata melihat kegiatan festival tidak hanya memiliki nilai hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga dapat menjadi sarana promosi destinasi wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dalam Plara Fest, berbagai kesenian dan pertunjukan budaya ditampilkan, di antaranya Tari Singa Perbangsa dari Sanggar Seni Palabuhanratu dan atraksi barongsai.

Baca Juga :  Panitia dan DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Persiapan Hari Nelayan 2025

Selain pertunjukan seni, kegiatan juga melibatkan sedikitnya 25 pelaku usaha mikro, IKM, dan UMKM dari Palabuhanratu serta daerah sekitar, termasuk pelaku usaha dari Banten.

Keterlibatan pelaku usaha tersebut diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara sektor pariwisata dengan ekonomi kreatif serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas wisata.

Ali menegaskan, Dinas Pariwisata akan terus mendorong kegiatan yang mampu mengintegrasikan potensi seni budaya, destinasi wisata, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif.

“Festival seperti ini bukan hanya menjadi panggung bagi komunitas seni, tetapi juga menjadi ruang promosi pariwisata dan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Kita ingin kegiatan pariwisata memberikan dampak ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Kadis Dispar dan Pimpinan Ponpes Yaspida Ajak Generasi Muda Sukseskan Camp Religi Mubarokah 2026

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan bahwa Palabuhanratu memiliki posisi penting dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Palabuhanratu merupakan salah satu gerbang Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark dengan kekuatan alam, budaya, dan warisan geologi yang menjadi modal utama pengembangan pariwisata daerah.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap Plara Fest dapat terus dikembangkan sehingga tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memperkuat citra Palabuhanratu sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin kunjungan wisatawan meningkat, UMKM tumbuh, dan ekonomi kreatif semakin berkembang,” tandas Andreas.***

 

 

(Red)

 

Berita Terkait

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat
Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya
Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman
Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan
Dinas Pariwisata Sukabumi Dorong Penguatan Akses Menuju Palabuhanratu
Dispar Sukabumi Benahi Tata Kelola Parkir, Cegah Pungutan Liar di Kawasan Wisata
Dinas Pariwisata Luncurkan Pilot Project Pengelolaan Parkir, Wujudkan Kawasan Wisata SOMEAH

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!