GELIATMEDIA.COM – Pemerintah Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akhirnya angkat bicara terkait keluhan warga mengenai pendangkalan Sungai Citando di Blok Cipicung.
Kepala Desa Citarik, H. Ujang Somantri, didampingi Sekretaris Desa (Sekdes) Yuspa, memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut pada Kamis, 14 September 2026.
H. Ujang menegaskan, Pemerintah Desa Citarik tidak tinggal diam dan siap mengambil peran sebagai fasilitator untuk mempertemukan masyarakat dengan pihak perusahaan guna mencari solusi terbaik atas persoalan pendangkalan Sungai Citando.
«“Kami dari Pemerintah Desa Citarik akan memfasilitasi dan memberikan solusi terbaik terkait persoalan pendangkalan Sungai Citando ini. Kami akan duduk bersama dengan pihak PT Angkasa Teknik Raya (ATR) untuk mencari jalan keluar,” tegas H. Ujang Somantri.»
Luruskan Peran PT ATR
Dalam kesempatan tersebut, H. Ujang juga meluruskan terkait keberadaan dan kontribusi PT ATR di tengah masyarakat Desa Citarik.
Menurutnya, selama ini perusahaan tersebut telah memberikan sejumlah bantuan yang dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Perlu kami luruskan, bahwa selama ini PT ATR sering memberikan bantuan kepada masyarakat. Salah satunya bantuan alat berat untuk normalisasi irigasi Citando di Kampung Cileungsi RT 02/RW 01,” jelasnya.
Selain bantuan alat berat, lanjut H. Ujang, PT ATR juga turut membantu pembangunan jembatan penghubung Kampung Nagrog RT 02 dengan Kampung Gadog RW 13.
“Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi warga,” tambahnya.
Dorong Penyelesaian melalui Musyawarah
H. Ujang berharap persoalan pendangkalan Sungai Citando dapat diselesaikan secara kekeluargaan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan antara masyarakat dengan pihak perusahaan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan komunikasi dan musyawarah.
“Kami meminta warga tetap tenang dan mengedepankan musyawarah untuk mencari solusi bersama. Kami akan mencarikan solusi terbaik agar ke depan tidak ada dampak yang merugikan masyarakat atau lingkungan,” pungkasnya.
Pemdes Citarik menegaskan, upaya fasilitasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan solusi yang dapat diterima semua pihak sekaligus menjaga kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitar Sungai Citando.***
Reporter : Asep Topiq








Komentar