Dari Tradisi untuk Pariwisata, Sekar Budaya Warnai Puncak HJKS ke-156

- Admin

Jumat, 11 September 2026 - 18:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – Nuansa budaya Sunda begitu kental mewarnai puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 melalui gelaran Sekar Budaya yang berlangsung di Alun-alun Palabuhanratu, Kamis (10/9/2026).

Beragam seni tradisional Sunda ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Penggunaan bahasa Sunda serta pakaian adat semakin memperkuat atmosfer budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Bagi Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, gelaran Sekar Budaya menjadi momentum penting untuk terus memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya lokal. Pelestarian seni dan tradisi dinilai memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan budaya merupakan salah satu kekuatan yang dapat mendukung pengembangan pariwisata daerah. Karena itu, berbagai tradisi dan kesenian lokal perlu terus dirawat serta dikenalkan kepada generasi muda.

Baca Juga :  Lomba Nasi Liwet hingga Pentas Seni Semarakkan Launching Wisata Karangpara

“Budaya Sunda merupakan bagian dari jati diri masyarakat Kabupaten Sukabumi. Melalui kegiatan seperti Sekar Budaya, kita tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi penerus dan wisatawan,” ujar Ali Iskandar.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada destinasi dan keindahan alam, tetapi juga harus memperkuat unsur budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Kesenian tradisional, bahasa Sunda, pakaian adat hingga berbagai prosesi budaya dapat menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Jalan Jakarta Jadi Lautan Manusia Saat Kirab Budaya Bandung Digelar

“Pariwisata dan budaya harus berjalan beriringan. Ketika budaya kita terjaga, maka identitas daerah semakin kuat dan potensi tersebut dapat menjadi bagian dari daya tarik pariwisata Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Salah satu prosesi yang menarik perhatian dalam Sekar Budaya yakni pengumpulan air dari sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Air tersebut kemudian disatukan ke dalam sebuah kendi sebagai simbol persatuan dan kebersamaan seluruh wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Ali menilai simbol tersebut memiliki makna yang kuat dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan pariwisata membutuhkan kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas budaya, serta berbagai pihak lainnya.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Nilai Syukuran Hari Nelayan Mampu Tingkatkan Daya Saing Destinasi Wisata

“Pesan persatuan dan kebersamaan ini sangat relevan dengan pembangunan pariwisata. Kita memiliki wilayah yang luas, potensi alam dan budaya yang beragam. Semuanya harus disatukan dalam semangat kolaborasi untuk memajukan pariwisata,” katanya.

Ia berharap momentum HJKS ke-156 dapat semakin meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus mendorong generasi muda untuk ikut mengambil peran dalam menjaga warisan budaya.

“Jangan sampai kekayaan budaya kita hanya menjadi cerita masa lalu. Mari kita jaga, kembangkan, dan wariskan kepada generasi berikutnya sehingga budaya Sunda tetap hidup dan menjadi kekuatan bagi pariwisata Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

 

 

(Tono)

 

 

Berita Terkait

Dispar Sukabumi Petakan Potensi Wisata Warungkiara, Dorong Destinasi Baru Berdaya Saing
Potensi Mangrove Pantai Cikadal Dibidik Jadi Magnet Wisata Baru Sukabumi Selatan
Kadispar Sukabumi H. Ali Iskandar Terima Lencana Melati Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Hari Batik Nasional, Dispar Sukabumi Tekankan Pentingnya Merawat Budaya dan Kreativitas
Retribusi Capai Rp1 Miliar, Dispar Ajak Semua Pihak Jaga Kualitas Destinasi Wisata
Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati
Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata
Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Dispar Sukabumi Petakan Potensi Wisata Warungkiara, Dorong Destinasi Baru Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Potensi Mangrove Pantai Cikadal Dibidik Jadi Magnet Wisata Baru Sukabumi Selatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kadispar Sukabumi H. Ali Iskandar Terima Lencana Melati Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hari Batik Nasional, Dispar Sukabumi Tekankan Pentingnya Merawat Budaya dan Kreativitas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Retribusi Capai Rp1 Miliar, Dispar Ajak Semua Pihak Jaga Kualitas Destinasi Wisata

Berita Terbaru