GELIATMEDIA.COM – Pemerintah Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dari Bulog kepada 1.803 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Jumat (28/8/2026).
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Pasirsuren untuk alokasi periode Juni hingga Agustus 2026.
Kepala Desa Pasirsuren, H. Iyan Sunandi, mengatakan jumlah penerima bantuan beras tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Jumlah KPM yang sebelumnya berada di kisaran 1.700 penerima, kini bertambah menjadi 1.803 KPM.
“Alhamdulillah kalau untuk di Desa Pasirsuren mungkin bertambah ya. Tadinya dari seribu tujuh ratus sekian menjadi seribu delapan ratus tiga KPM. Ini untuk periode dari bulan enam sampai Agustus,” ujar Iyan yang akrab disapa Apay saat ditemui di kantor desa.
Sebanyak 1.803 KPM tersebut tersebar di empat kedusunan yang berada di wilayah Desa Pasirsuren.
Penyaluran Dilakukan Bertahap
Mengingat jumlah penerima yang cukup banyak, Pemerintah Desa Pasirsuren menerapkan sistem penyaluran secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari penumpukan warga selama proses pengambilan bantuan.
“Jumlah penerimaannya lumayan banyak. Kalau dalam satu hari mungkin tidak akan bisa realisasi dan warga akan berjubel-jubel. Ini juga kami sudah menggunakan teknis yang mana KPM diarahkan ke aula, jadi yang ngambil di depan. Beberapa staf bekerja supaya bisa lancar,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, pihak desa mengatur alur penerima agar proses penyaluran dapat berjalan lebih tertib dan lancar.
Kades Dorong Pemutakhiran Data
Di sisi lain, Kepala Desa Iyan Sunandi berharap pemutakhiran data penerima bantuan dapat dilakukan secara berkala. Menurutnya, meskipun jumlah KPM mengalami peningkatan, masih terdapat warga yang dinilai layak menerima bantuan namun belum terakomodasi.
“Harapan ke depan walaupun penerimaannya naik, tapi di sisi lain masih tetap ada yang belum bisa kebagian padahal layak menerima. Jadi perlu ada pemutakhiran data,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat penerima sebelumnya yang datanya dihapus karena berdasarkan sistem terindikasi sudah tidak memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.
“Yang menerima ada yang penghapusan itu ya, terindikasi mungkin berkaitan beberapa hal mungkin dari sistem,” pungkasnya.
Penyaluran bantuan beras CPP tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat Desa Pasirsuren, khususnya di tengah masih tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok.***
Reporter Asep Topiq








Komentar