Kebakaran Lahan Dekat Kantor PU Cimanggu Berhasil Dikendalikan, Dua Armada Damkar Dikerahkan

- Admin

Senin, 20 Juli 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran lahan di belakang Kantor Dinas PU Desa Cimanggu,

Kebakaran lahan di belakang Kantor Dinas PU Desa Cimanggu,

GELIATMEDIA.COM – Kebakaran lahan terjadi di area belakang Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) di Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026).

Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran warga karena api terus merambat di tengah kondisi cuaca kemarau yang menyebabkan vegetasi kering dan mudah terbakar.

Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi langsung menerjunkan dua unit armada untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitar.

Kepala Bidang Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran.

“Kita tangani. Mudah-mudahan cepat selesai. Dua unit armada sudah kami luncurkan dan semoga api dapat segera dipadamkan,” ujarnya.

Menurut Erwin, meningkatnya kejadian kebakaran lahan dan alang-alang tidak terlepas dari kondisi musim kemarau yang sedang berlangsung. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas.

Baca Juga :  Babinsa Citarik Dampingi Poktan Dalam Pengawasan Perkembangan Tanaman Padi

“Hari ini kita sedang menghadapi musim kemarau, sehingga banyak lahan yang kering. Pembakaran sampah atau lahan justru dapat mengakibatkan kebakaran alang-alang yang sulit dikendalikan,” katanya.

Ia mengungkapkan, wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya telah menerima lebih dari 10 laporan kebakaran alang-alang dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa kejadian di antaranya terjadi di kawasan Cangehgar dan Simpenan.

Erwin menilai sekitar 70 persen kasus kebakaran alang-alang dipicu oleh faktor kesengajaan, terutama akibat aktivitas pembakaran lahan. Karena itu, pihaknya terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui media sosial, penyebaran pamflet, hingga sosialisasi langsung di lapangan.

“Kami juga membutuhkan dukungan pemerintah desa untuk membantu menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran lahan,” jelasnya.

Selain sosialisasi, Dinas Pemadam Kebakaran juga membentuk Relawan Kebakaran (Redkar) di sejumlah desa sebagai upaya memperkuat pencegahan dan penanganan kebakaran. Hingga saat ini, sebanyak 130 Redkar telah terbentuk di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Respon Aduan Warga, Lurah Palabuhanratu Dinas perkim dan Damkar Evakuasi Pohon Mati di Jalan Bhayangkara

“Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan karena Kabupaten Sukabumi memiliki 381 desa. Baru sekitar 30 hingga 40 persen desa yang telah memiliki Redkar,” ungkapnya.

Di sisi lain, Erwin mengakui bahwa keterbatasan sarana dan personel masih menjadi tantangan bagi pelayanan pemadam kebakaran di Kabupaten Sukabumi. Saat ini, wilayah yang terdiri dari 47 kecamatan dan 381 desa hanya dilayani oleh 15 armada dan 12 posko pemadam kebakaran.

“Secara normatif, kondisi kami masih belum ideal. Dengan luas wilayah Kabupaten Sukabumi, idealnya minimal tersedia 25 posko agar setiap dua kecamatan dapat dilayani oleh satu posko,” katanya.

Baca Juga :  Wali Kota Bandung Dukung Pengurus Baru KODRAT, Siap Perkuat Prestasi Tarung Derajat

Kekurangan personel juga menjadi persoalan yang dihadapi. Menurutnya, satu unit kendaraan pemadam idealnya dioperasikan oleh enam petugas, mulai dari pengemudi, operator, nozzleman, hingga personel pendukung lainnya. Namun saat ini rata-rata hanya empat petugas yang menangani satu unit kendaraan.

Selain itu, sebagian besar armada yang dimiliki merupakan kendaraan lama yang membutuhkan peremajaan. Erwin menyebut pengadaan armada baru terakhir dilakukan sekitar tahun 2022 atau 2023, namun jumlahnya masih belum memadai untuk menunjang pelayanan secara optimal.

Peristiwa kebakaran lahan tersebut terjadi bertepatan dengan aksi unjuk rasa warga Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, yang menuntut pemerintah segera memperbaiki saluran irigasi di wilayah mereka.

Warga mengeluhkan kondisi irigasi yang disebut sudah sekitar 17 tahun belum mendapatkan perbaikan, sehingga berdampak terhadap kebutuhan pertanian masyarakat setempat.***

 

 

Reporter : Dapit

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gandeng Bambang Pacul, dr. Ribka Tjiptaning Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bagi Nelayan Palabuhanratu
Dari Potensi Lokal Menjadi Peluang Bisnis, Pemdes Ridogalih Latih Warga Membuat Abon Ikan
Bersama Bupati Ketua Umum PRABU Hadiri dan Dukung Kelancaran Seren Taun di Cipta Mulya.
PAC PDI Perjuangan Cikakak Gelar Santunan Anak Yatim dalam Peringatan Haul Bung Karno
Wali Kota Bandung Dukung Pengurus Baru KODRAT, Siap Perkuat Prestasi Tarung Derajat
Normalisasi Sungai Cipalabuhanratu Dapat Apresiasi Warga, Tokoh Masyarakat Harap Pekerjaan Diperpanjang
Damkarmat Kabupaten Sukabumi Evakuasi Warga yang Terjatuh ke Dalam Sumur di Cikukulu
Damkar Kabupaten Sukabumi Dukung Kelancaran Khatam Akbar dan Peluncuran Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kebakaran Lahan Dekat Kantor PU Cimanggu Berhasil Dikendalikan, Dua Armada Damkar Dikerahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:28 WIB

Gandeng Bambang Pacul, dr. Ribka Tjiptaning Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bagi Nelayan Palabuhanratu

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:18 WIB

Dari Potensi Lokal Menjadi Peluang Bisnis, Pemdes Ridogalih Latih Warga Membuat Abon Ikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Bersama Bupati Ketua Umum PRABU Hadiri dan Dukung Kelancaran Seren Taun di Cipta Mulya.

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:06 WIB

PAC PDI Perjuangan Cikakak Gelar Santunan Anak Yatim dalam Peringatan Haul Bung Karno

Berita Terbaru

error: Content is protected !!