GELIATMEDIA.COM – Penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2026 bagi 4.191 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Palabuhanratu berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kegiatan distribusi yang dimulai pada Senin (29/6/2026) ini dipusatkan di Sekretariat Bersama yang berada di samping Kantor Kelurahan Palabuhanratu dan dijadwalkan berlangsung selama empat hari hingga Rabu (2/7/2026).
Dalam program bantuan tersebut, setiap KPM menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang bertujuan menjaga ketahanan pangan masyarakat berdasarkan data penerima yang telah ditetapkan secara nasional.
Kasi Trantib Kelurahan Palabuhanratu, Ade Suteja, S.IP., mewakili Lurah Palabuhanratu Yadi Supriyadi, S.IP., menjelaskan bahwa proses penyaluran mendapat pengawasan langsung dari berbagai instansi terkait guna memastikan bantuan tersalurkan dengan aman dan tepat sasaran.
“Pantauan dilakukan oleh petugas Bulog, Kecamatan Palabuhanratu, serta aparat keamanan, khususnya Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Alhamdulillah seluruh pihak ikut memantau dan berperan aktif agar penyaluran berjalan lancar, aman, tertib, dan sesuai SOP,” ujar Ade.
Bantuan pangan tersebut disalurkan kepada KPM yang tersebar di 35 RW di wilayah Kelurahan Palabuhanratu. Menurut Ade, jumlah 4.191 penerima merupakan akumulasi data reguler dan data tambahan dari bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Ia menegaskan bahwa pihak kelurahan hanya menjalankan proses distribusi sesuai data yang diterima tanpa melakukan penambahan maupun pengurangan jumlah penerima.
“Kelurahan tidak menambah atau mengurangi data. Seluruhnya mengacu pada data dari pusat sehingga pelaksanaan penyaluran sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Selama proses distribusi berlangsung, warga lanjut usia (lansia) dan ibu hamil mendapatkan prioritas pelayanan guna menghindari antrean panjang dan waktu tunggu yang terlalu lama.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pelaksanaan penyaluran hingga hari kedua berjalan kondusif tanpa kendala berarti. Kehadiran petugas Bulog, pihak kecamatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang datang mengambil bantuan.
Ade menambahkan bahwa program bantuan pangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, sekaligus membantu meringankan kebutuhan warga penerima manfaat.
“Program ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Saat ini juga terdapat peningkatan jumlah KPM, dan kami berupaya memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran,” pungkasnya.***
Reporter : Asep topiq






