GELIATMEDIA.COM – Panitia Lokal Penanganan Korban Kebakaran Kampung Ciptamulya menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan pascabencana serta pengelolaan bantuan bagi warga terdampak. Informasi tersebut disampaikan panitia yang dipimpin Ketua Jaro Edik dan Sekretaris Vilka Mandala, Jumat (31/7/2026).
Panitia menjelaskan, menindaklanjuti klarifikasi yang sebelumnya disampaikan Ketua BPBD Kabupaten Sukabumi mengenai status darurat bencana, masa penerimaan donasi tetap dibuka selama sekitar empat hingga tujuh hari ke depan. Evaluasi akan dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Vilka Mandala mengatakan, apabila arus bantuan dari para donatur masih tinggi dan masyarakat masih membutuhkan dukungan, maka masa penerimaan donasi berpeluang diperpanjang. Sebaliknya, apabila kondisi telah berangsur normal dan kebutuhan pokok warga telah terpenuhi, penerimaan donasi akan ditutup berdasarkan hasil evaluasi bersama.
“Jika bantuan masih terus berdatangan dan kebutuhan warga belum terpenuhi, kemungkinan masa donasi akan diperpanjang. Namun apabila kebutuhan dasar sudah tercukupi, maka penerimaan donasi akan ditutup sesuai hasil evaluasi,” ujarnya.
Hingga saat ini, bantuan berupa bahan kebutuhan pokok (sembako) dinyatakan telah mencukupi kebutuhan dasar para korban. Selain itu, bantuan pakaian layak pakai juga tersedia dalam jumlah yang memadai.
Meski demikian, panitia masih mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi, terutama lemari pakaian dan perabot rumah tangga sebagai tempat penyimpanan barang. Kebutuhan tersebut muncul karena para penyintas mengalami kesulitan menyimpan pakaian, peralatan dapur, serta barang-barang pribadi lainnya.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Sukabumi bersama Panitia Lokal masih terus melakukan pendataan dan perekaman terhadap seluruh bantuan yang telah diterima guna memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.
Pada kesempatan yang sama, Vilka Mandala juga menyampaikan bahwa perwakilan korban kebakaran Kesepuhan Ciptamulya dijadwalkan memenuhi undangan Gubernur Jawa Barat pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 11.00 WIB di Purwakarta.
Saat ini, tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang dalam perjalanan menuju Kesepuhan Ciptamulya untuk menjemput sekaligus mendampingi para perwakilan korban menuju lokasi pertemuan. Perwakilan yang diundang bukan seluruh korban terdampak, melainkan hanya perwakilan dari 51 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran.
Adapun perkembangan terbaru di lokasi menunjukkan bahwa penanganan baru dilakukan pada rumah Abah atau rumah Kesepuhan yang mengalami pergeseran. Sementara itu, penanganan untuk rumah-rumah warga lainnya masih menunggu hasil musyawarah lebih lanjut guna menentukan langkah penanganan berikutnya.***
Reporter : Dapit






