Surfing Internasional Ramaikan Cimaja, Pemkab Sukabumi Ingin Potensi Wisata Makin Mendunia

- Admin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas

GELIATMEDIA.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menghadiri ajang selancar di Pantai Cimaja, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong pengembangan Cimaja sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia.

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengatakan, Pantai Cimaja memiliki potensi wisata yang belum tentu dimiliki daerah lain, salah satunya karakter ombak yang menjadi daya tarik bagi para peselancar.

“Cimaja ini adalah salah satu destinasi wisata yang belum tentu dimiliki daerah lain. Salah satunya adalah ombak,” ujarnya, Sabtu (15/8/2026)

Menurutnya, kompetisi surfing yang rutin digelar setiap tahun menunjukkan bahwa Cimaja memiliki daya tarik kuat di mata peselancar. Bahkan, kompetisi kali ini diikuti peserta dari sejumlah negara.

Baca Juga :  Batuud Koramil 2201/Cisolok Berikan Materi Wasbang pada Pelajar SMP Negeri 1 Cisolok

Ia berharap penyelenggaraan kompetisi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi sekaligus memperkuat citra daerah sebagai pemilik destinasi wisata berkelas dunia.

“Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan hari ini bisa membuahkan hasil yang baik untuk kemudian hari. Ini juga bisa menjadi penanda bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki destinasi wisata kelas dunia. Ini harus kita dorong,” katanya.

Namun, Andreas menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan, terutama berkaitan dengan penataan kawasan dan fasilitas pendukung. Ia menyebut sebagian area di sekitar lokasi merupakan lahan milik pribadi sehingga pemerintah memiliki keterbatasan dalam membangun fasilitas secara langsung.

Karena itu, menurutnya, diperlukan kerja sama yang lebih jelas antara pemerintah dan pihak swasta dalam penataan kawasan. Dengan kolaborasi tersebut, pengembangan fasilitas dan potensi wisata di Cimaja dapat dilakukan secara lebih optimal.

Baca Juga :  Bappelitbangda Sukabumi Mengucapkan Hari Pembentukan dan Penelitian Fisika LIPI

“Kalau tempatnya milik pribadi, tentu kita tidak bisa sembarangan membangun. Karena itu perlu ada kerja sama yang bisa ditindaklanjuti ke depannya,” jelasnya.

Andreas juga menyebut masih banyak potensi yang dapat dikembangkan di sekitar kawasan Cimaja. Pemerintah daerah, kata dia, bersama pemerintah desa perlu mencari berbagai solusi agar potensi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa potensi surfing di Sukabumi tidak hanya berada di Cimaja. Kawasan Ujung Genteng juga memiliki potensi serupa, meskipun Cimaja selama ini lebih dikenal sebagai salah satu lokasi surfing unggulan.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Optimistis Pertahankan Opini WTP Pemkab Sukabumi

“Untuk surfing ini tergantung selera, karena yang dibicarakan adalah ombak. Tapi yang pasti, di Sukabumi semuanya ada dan tinggal dinikmati,” katanya.

Dengan garis pantai Kabupaten Sukabumi yang mencapai sekitar 117 kilometer, Andreas menilai masih banyak titik lain yang berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata.

Ia berharap para peselancar maupun wisatawan yang datang ke Sukabumi tidak hanya menikmati Cimaja, tetapi juga mengeksplorasi berbagai destinasi lain di sepanjang pesisir Sukabumi.

“Dari garis pantai kita saja 117 kilometer, pasti ada titik-titik lainnya yang bisa dikembangkan. Para surfer dan pelancong yang datang ke sini bisa melihat titik-titik lainnya. Yang penting pengunjung senang dan kita layani dengan baik,” pungkasnya.***

 

 

Reporter : Dapit

 

Berita Terkait

Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Asep Japar Bekali Paskibraka Nilai Pengabdian
Polres Sukabumi Gelar Apel Kebangsaan, TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu Jaga Keamanan
Poskeswan Dinas Peternakan Sukalarang Lakukan Pengobatan dan Monitoring Ternak
RSUD Sekarwangi Naik Kelas, Baperida Sukabumi Dukung Penguatan Layanan Berteknologi Tinggi
DPMD Sukabumi Tak Mau Gegabah, Pemberhentian Kades Tamanjaya Tunggu Kepastian Hukum
Jangan Tunggu Gejolak! DPRD Sukabumi Desak Pemda Segera Sikapi Kasus Kades Tamanjaya
Pariwisata Diperkuat, DPMD Sukabumi Dorong Manfaat Ekonomi Sampai ke Masyarakat Desa
Ketidakhadiran PD Disorot, DPRD Sukabumi Tekankan Raperda Harus Dibahas Serius

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Surfing Internasional Ramaikan Cimaja, Pemkab Sukabumi Ingin Potensi Wisata Makin Mendunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:01 WIB

Bukan Sekadar Kibarkan Bendera, Asep Japar Bekali Paskibraka Nilai Pengabdian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Polres Sukabumi Gelar Apel Kebangsaan, TNI-Polri dan Masyarakat Bersatu Jaga Keamanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Poskeswan Dinas Peternakan Sukalarang Lakukan Pengobatan dan Monitoring Ternak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:36 WIB

RSUD Sekarwangi Naik Kelas, Baperida Sukabumi Dukung Penguatan Layanan Berteknologi Tinggi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!