Alun-Alun Cicendo Bandung Butuh Perawatan dan Penguatan Pengelolaan

- Admin

Kamis, 9 April 2026 - 14:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Alun-Alun Cicendo yang dikenal dengan konsep “Steel Plaza”

Alun-Alun Cicendo yang dikenal dengan konsep “Steel Plaza”

GELIATMEDIA.COM – Kota Bandung yang dikenal dengan julukan Paris van Java memiliki beragam ruang terbuka publik yang menjadi kebanggaan masyarakat. Salah satunya adalah Alun-Alun Cicendo atau yang dikenal dengan konsep “Steel Plaza”.

Alun-alun yang diresmikan pada akhir 2017 tersebut dibangun di atas lahan sekitar 5.000 meter persegi. Ruang publik ini menjadi yang pertama di Bandung yang mengusung konsep patung terbuka dengan pendekatan desain berbasis baja.

Taman ini dirancang oleh SHAU bersama OZ Landscape dengan mengangkat tema baja, yang merepresentasikan karakter kawasan sekitar sebagai sentra bengkel dan pandai besi.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Dukung Penyusunan Masterplan Pengembangan Kawasan Palabuhanratu

Selama beberapa tahun terakhir, Alun-Alun Cicendo telah menjadi alternatif destinasi wisata lokal sekaligus ruang rekreasi warga. Berbagai aktivitas masyarakat terlihat di lokasi ini, mulai dari anak-anak bermain, keluarga bersantai, hingga komunitas yang menggelar kegiatan sosial.

Namun demikian, belakangan ini sejumlah warga menyoroti kondisi taman yang dinilai mulai kurang terawat. Beberapa fasilitas disebut memerlukan perbaikan serta pemeliharaan rutin agar tetap nyaman dan aman digunakan.

Selain itu, warga juga menyoroti dugaan alih fungsi sejumlah kios di area taman yang dinilai tidak lagi sesuai dengan peruntukan awal sebagai penunjang aktivitas ekonomi kreatif dan UMKM. Kondisi tersebut dinilai perlu ditertibkan agar fungsi ruang publik tetap terjaga.

Baca Juga :  Berawal dari 61 Rumah Reot, Ibu Ratna Bangun Sekolah Gratis Penuh Harapan

Aspek keamanan turut menjadi perhatian serius. Warga mengusulkan perlunya pembentukan kepengurusan kewilayahan atau tim pengelola khusus yang bertanggung jawab terhadap operasional dan pengamanan taman, terutama pada malam hari.

Hal ini menyusul kekhawatiran masyarakat terhadap potensi tindak kriminalitas, penyalahgunaan area publik, hingga aktivitas yang meresahkan.

“Ruang publik seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk semua kalangan, bukan justru menimbulkan kekhawatiran,” ujar salah satu warga.

Penguatan sistem pengamanan seperti patroli rutin, peningkatan penerangan, serta kolaborasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga fungsi Alun-Alun Cicendo sebagai ruang publik representatif di Kota Bandung.

Baca Juga :  Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Sebagai salah satu ikon ruang terbuka di wilayah barat Kota Bandung, Taman Cicendo diharapkan dapat kembali dikelola secara optimal, baik dari sisi perawatan fasilitas, penataan kios, maupun pengamanan.

Dengan pengelolaan yang terstruktur dan melibatkan partisipasi masyarakat, ruang publik ini diyakini dapat kembali menjadi kebanggaan warga sekaligus destinasi yang ramah bagi keluarga.***

 

 

Reporter : Mia

 

 

 

Berita Terkait

Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata
Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat
Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya
Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman
Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan
Dinas Pariwisata Sukabumi Dorong Penguatan Akses Menuju Palabuhanratu
25 Pelaku UMKM Ramaikan Plara Fest, Dinas Pariwisata Dorong Ekonomi Kreatif

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 07:36 WIB

Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata

Berita Terbaru

error: Content is protected !!