Wisatawan Padati Kawasan Asia Afrika dan Braga Bandung pada H+1 Lebaran

- Admin

Senin, 23 Maret 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Asia Afrika dan Braga dipadati wisatawan pada H+1 Lebaran.

Kawasan Asia Afrika dan Braga dipadati wisatawan pada H+1 Lebaran.

GELIATMEDIA.COM – Kawasan pusat Kota Bandung, khususnya Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga, dipadati wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara pada Minggu (22/3/2026) atau H+1 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Peningkatan aktivitas wisata terlihat signifikan di sejumlah titik ikonik kota.

Kepadatan pengunjung tampak di sejumlah ruas jalan seperti Asia Afrika, Braga, dan Jalan ABC. Wisatawan memadati kawasan tersebut untuk menikmati suasana kota sekaligus berfoto di lokasi-lokasi bersejarah. Meski terjadi lonjakan pengunjung, arus lalu lintas terpantau padat namun tetap lancar berkat pengaturan petugas di lapangan.

Baca Juga :  Liburan Akhir Tahun, Wisata Ranca Upas Masih Jadi Favorit Wisatawan

Salah seorang pedagang di kawasan Cikapundung Riverspot, Nanang (40), membenarkan adanya peningkatan jumlah wisatawan yang cukup drastis dibandingkan hari biasa.

“Pada hari kedua Idulfitri ini, lonjakan pengunjung di kawasan Asia Afrika dan sekitarnya meningkat tajam, terutama di area Taman Cikapundung. Pemerintah Kota Bandung juga membuka stan kuliner, jajanan, dan oleh-oleh selama dua minggu, dimulai sejak sepekan sebelum Lebaran,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Agus, salah satu wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Ia mengaku menikmati suasana libur Lebaran di kawasan Braga dan Asia Afrika.

Baca Juga :  Lomba Nasi Liwet hingga Pentas Seni Semarakkan Launching Wisata Karangpara

“Ramai, tapi tetap nyaman. Jalanan tidak macet, jadi enak untuk jalan-jalan. Suasananya juga hidup karena banyak orang beraktivitas,” katanya.

Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di kawasan Jalan Dago yang tidak terlalu padat. Meski demikian, aktivitas wisata tetap berlangsung dengan adanya pengunjung di sejumlah titik kuliner dan ruang publik. Situasi ini justru memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang menginginkan suasana lebih santai.

“Di Dago tidak terlalu ramai, jadi terasa lebih nyaman. Kalau di sekitar Braga, Alun-alun, dan Cikapundung memang lebih padat, tapi masih leluasa untuk berjalan atau mampir ke tempat makan,” ujar salah seorang pengunjung.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Pastikan Rangkaian HJKS 2025 Ditunda Sementara Demi Keamanan Daerah

Di sisi lain, kepadatan justru terlihat di wilayah timur Kota Bandung yang berbatasan dengan Kabupaten Bandung. Arus lalu lintas di kawasan Bundaran Cibiru menuju Cileunyi maupun sebaliknya terpantau padat akibat meningkatnya mobilitas pemudik lokal. Kepadatan terjadi cukup lama karena tingginya volume kendaraan yang keluar dan masuk melalui jalur arteri.

 

 

 

Reporter: Mia

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendapatan Retribusi Wisata Kabupaten Sukabumi Tembus Rp624 Juta Hingga Mei 2026
Desa Wisata Tikukur Hadirkan Peluang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Kreatif Sukabumi
Pengukuhan Desa Wisata Jadi Langkah Strategis Pengembangan Pariwisata Sukabumi
Lomba Nasi Liwet hingga Pentas Seni Semarakkan Launching Wisata Karangpara
Cegah Pungli, Dispar Sukabumi Wajibkan Karcis Resmi dan Tarif Standar
Alun-Alun Cicendo Bandung Butuh Perawatan dan Penguatan Pengelolaan
Tingkatkan Daya Saing, Sukabumi Perkuat Pengelolaan Destinasi Wisata
Dispar Dorong Kebersihan Jalur Wisata Palabuhanratu-Cisolok Pasca Libur Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pendapatan Retribusi Wisata Kabupaten Sukabumi Tembus Rp624 Juta Hingga Mei 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:59 WIB

Desa Wisata Tikukur Hadirkan Peluang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Kreatif Sukabumi

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:36 WIB

Pengukuhan Desa Wisata Jadi Langkah Strategis Pengembangan Pariwisata Sukabumi

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:17 WIB

Lomba Nasi Liwet hingga Pentas Seni Semarakkan Launching Wisata Karangpara

Kamis, 30 April 2026 - 20:32 WIB

Cegah Pungli, Dispar Sukabumi Wajibkan Karcis Resmi dan Tarif Standar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!