Dinas Pariwisata Dukung Syukuran Hari Nelayan Ciwaru Sebagai Penggerak Budaya dan Ekonomi Pesisir

- Admin

Sabtu, 19 Juli 2025 - 12:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Syukuran Hari Nelayan ke-68 di Desa Ciwaru menjadi simbol kuatnya budaya pesisir Sukabumi.

Syukuran Hari Nelayan ke-68 di Desa Ciwaru menjadi simbol kuatnya budaya pesisir Sukabumi.

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Syukuran Hari Nelayan ke-68 yang digelar di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sabtu (19/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini dinilai sebagai salah satu kekuatan budaya lokal yang mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.STP., M.Si., hadir secara langsung untuk membuka acara sekaligus mewakili Bupati Sukabumi. Dalam keterangannya, ia menegaskan pentingnya pelestarian tradisi seperti syukuran nelayan sebagai bagian dari penguatan identitas budaya sekaligus potensi unggulan destinasi wisata pesisir.

Baca Juga :  Anggota DPRD Dari Fraksi PPP Apresiasi Festival Agrokuliner Diadakan di Desa Ciwaru

“Syukuran Hari Nelayan bukan hanya seremoni tahunan, tapi merupakan wujud nyata rasa syukur masyarakat atas limpahan hasil laut serta apresiasi terhadap kerja keras para nelayan. Tradisi ini telah berlangsung puluhan tahun dan masih terus hidup, menandakan kuatnya budaya pesisir kita,” ujar Sendi.

Ia juga menyoroti posisi strategis Desa Ciwaru yang berada di kawasan inti UNESCO Global Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Menurutnya, potensi budaya lokal seperti syukuran nelayan sangat relevan untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata kelas dunia.

“Tradisi ini harus terus kita dorong dan promosikan. Keberadaannya tidak hanya memperkuat identitas budaya, tapi juga membuka peluang besar dalam pergerakan ekonomi kreatif dan sektor wisata,” tambahnya.

Baca Juga :  Serbuan Wisatawan Padati Gesyser Cipanas Saat Libur Panjang Idul Adha

Lebih lanjut, Sendi menyebutkan bahwa sejak April 2025, sudah empat perayaan Hari Nelayan digelar di berbagai wilayah pesisir Sukabumi. Rangkaian kegiatan yang diusung dalam setiap perayaan turut menghidupkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, industri kreatif, dan wisata lokal.

“Kegiatan ini berlangsung selama sepekan dengan berbagai atraksi budaya yang berbeda-beda setiap harinya. Masyarakat semakin memahami pola ini sebagai ruang interaksi budaya dan ekonomi. Ini menjadi kesempatan besar bagi pelaku wisata dan UMKM untuk berkembang,” jelasnya.

Baca Juga :  Lonjakan Wisatawan dan Kendaraan Padati Pusat Kota Bandung pada Lebaran H+3

Ia menekankan, sinergi antara pelestarian budaya dan arah pembangunan daerah merupakan kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi. Dalam RPJMD, sektor industri, pertanian, budaya, dan pariwisata telah ditetapkan sebagai fondasi utama pembangunan.

“Pemerintah daerah mendorong agar potensi lokal ini terus didukung semua pihak. Meski kita masih dalam proses pemulihan ekonomi, tapi harus tetap bergerak. Tradisi seperti syukuran nelayan ini bisa menjadi pemicu pembangunan lintas sektor,” pungkasnya.***

Reporter : Asep T

 

 

Berita Terkait

Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata
Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat
Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya
Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman
Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan
Dinas Pariwisata Sukabumi Dorong Penguatan Akses Menuju Palabuhanratu
25 Pelaku UMKM Ramaikan Plara Fest, Dinas Pariwisata Dorong Ekonomi Kreatif

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 07:36 WIB

Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata

Berita Terbaru

error: Content is protected !!