Tradisi dan Indentitas Lokal Disoroti Dalam Milangkala Paguyuban Padjajaran Anyar Palabuhanratu

- Admin

Minggu, 11 Agustus 2024 - 22:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Tradisi dan Indentitas Lokal Disoroti Dalam Milangkala Paguyuban Padjajaran Anyar Palabuhanratu

Tradisi dan Indentitas Lokal Disoroti Dalam Milangkala Paguyuban Padjajaran Anyar Palabuhanratu

GELIATMEDIA.COM – Perayaan milangkala ke-6 Paguyuban Padjadjaran Anyar Palabuhanratu berlangsung meriah. Acara ini upaya melestarikan budaya lokal di Sukabumi, sebuah daerah yang kaya dengan tradisi dan kearifan lokal yang berharga.

Pagelaran budaya yang digelar mencakup berbagai kegiatan, mulai dari upacara adat, pertunjukan debus, tarawangsa, hingga tradisi Angklung Buhun, semuanya merupakan warisan budaya yang sarat makna.

Antusiasme peserta dan pengunjung dari berbagai daerah, seperti Banyumas, Bandung, dan Kasepuhan Neglarasi Banten, menunjukkan betapa kuatnya minat terhadap pelestarian budaya di kawasan ini.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Gelar Upacara Hari Bela Negara ke-76 di Palabuhanratu

Abah Firman Hidayat, Ketua Paguyuban Padjadjaran Anyar Palabuhanratu, menyampaikan harapannya agar perayaan ini dapat terus tumbuh dan semakin besar di masa mendatang.

“Kami berharap tahun depan bisa lebih meriah lagi. Momen seperti ini sangat penting karena menjadi ajang pertemuan berbagai unsur budaya dari berbagai daerah,” ungkap Abah Firman, Minggu (11/8/2024).

Namun, di balik kemeriahan tersebut, Abah Firman juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya dukungan dari pemerintah daerah.

“Kami mengundang berbagai dinas seperti pariwisata, Disbudpora, bahkan Bupati, tetapi yang hadir hanya perwakilan dari kelurahan dan Kesbangpol,” tegasnya.

Baca Juga :  Tim Asesor UNESCO Beri Apresiasi Terhadap Masyarakat dan Pelestarian Alam. Revalidasi CPUGGp 2025 Resmi Ditutup

Ketidakhadiran pejabat penting ini menjadi catatan tersendiri bagi panitia, terutama karena acara ini mencakup marwah Sukabumi, yang seharusnya mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah.

Abah Firman menegaskan bahwa dukungan pemerintah, baik dalam bentuk anggaran maupun fasilitas, sangat dibutuhkan untuk memastikan acara ini dapat terus berjalan dan berkembang di masa depan.

“Kami berharap tahun depan ada dukungan yang lebih kuat dari pemerintah, baik itu dalam bentuk anggaran maupun fasilitas,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemdes Cimanggu Gelar Musrenbangdes untuk Penetapan RKPDes 2025-2026

Abah Firman juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan bahwa warisan budaya Sunda di Sukabumi tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dikembangkan agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Milangkala Paguyuban Padjadjaran Anyar Palabuhanratu bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah upaya nyata untuk menjaga dan memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi.

“Ini adalah tugas kita bersama untuk menjaga marwah budaya Sukabumi, dan kita akan terus berjuang untuk itu,” tutup Abah Firman.***

 

 

Berita Terkait

Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati
Dari Tradisi untuk Pariwisata, Sekar Budaya Warnai Puncak HJKS ke-156
Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata
Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat
Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya
Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman
Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:39 WIB

Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati

Jumat, 11 September 2026 - 18:23 WIB

Dari Tradisi untuk Pariwisata, Sekar Budaya Warnai Puncak HJKS ke-156

Sabtu, 5 September 2026 - 07:36 WIB

Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya

Berita Terbaru

error: Content is protected !!