Dispar Dorong Pengembangan Wisata Religi Gunung Gombong Melalui Gotong Royong dan Doa Bersama

- Admin

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Gotong royong beberesih lingkungan dan doa bersama

Gotong royong beberesih lingkungan dan doa bersama

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong beberesih lingkungan dan doa bersama di kawasan wisata religi Gunung Gombong.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan destinasi wisata religi yang berbasis nilai budaya dan spiritual masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan kesadaran kolektif dalam merawat warisan leluhur.

Baca Juga :  Seren Taun Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata Sukabumi

“Situs makam Syekh Maulana Mansyurudin bukan hanya tempat ziarah, tetapi juga ruang refleksi spiritual dan kebersamaan masyarakat. Melalui gotong royong dan doa bersama ini, kami ingin menegaskan bahwa pengembangan wisata religi harus sejalan dengan pelestarian nilai budaya dan religi yang telah hidup turun-temurun,” ujarnya.Kamis (5/2/2026)

Baca Juga :  Pendapatan Retribusi Wisata Kabupaten Sukabumi Tembus Rp624 Juta Hingga Mei 2026

Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan kawasan wisata religi. Dengan lingkungan yang bersih, tertata, dan penuh nilai kebersamaan, destinasi wisata diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi peziarah sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah.

Baca Juga :  Grand Final Mojang Jajaka 2025 Sukses Digelar Hadirkan Wajah Baru Pariwisata Kabupaten Sukabumi

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga wisata religi Gunung Gombong terus terjaga, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta menjadi sarana pelestarian nilai-nilai kearifan lokal di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

 

 

 

Reporter : Gandi

 

 

 

Berita Terkait

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat
Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya
Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman
Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata
Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan
Dinas Pariwisata Sukabumi Dorong Penguatan Akses Menuju Palabuhanratu
25 Pelaku UMKM Ramaikan Plara Fest, Dinas Pariwisata Dorong Ekonomi Kreatif
Dispar Sukabumi Benahi Tata Kelola Parkir, Cegah Pungutan Liar di Kawasan Wisata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Djemima Shireen Ukir Prestasi, Nama Sukabumi Makin Bersinar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Tresna Winesa dan Alden Hugo Jadi Pinilih Mojang Jajaka Jabar 2026, Bawa Misi Besar untuk Pariwisata dan Budaya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Sabandar Karimadi Palabuhanratu Bertahan 45 Tahun, Tantangan Kini Datang dari Perubahan Zaman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Dinas Pariwisata Sukabumi: Kuliner Lokal Bisa Jadi Daya Tarik Wisata

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Pantai Karang Naya Palabuhanratu Kembali Dipadati Wisatawan Akhir Pekan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!