Jembatan Cicareh Terputus Akibat Banjir, LPI Desak Pemkab Sukabumi Bertindak Cepat

- Admin

Jumat, 7 Maret 2025 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Cicareh di Kabupaten Sukabumi hanyut terbawa arus deras, menyebabkan lumpuhnya mobilitas warga di Desa Tarisi dan Hegarmanah.

Jembatan Cicareh di Kabupaten Sukabumi hanyut terbawa arus deras, menyebabkan lumpuhnya mobilitas warga di Desa Tarisi dan Hegarmanah.

GELIATMEDIA.COM – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sukabumi sejak sore hingga malam hari mengakibatkan longsor dan banjir di sejumlah wilayah, termasuk Pelabuhanratu, Simpenan, Warungkiara, dan Bantargadung.

Dampak dari bencana ini menyebabkan terganggunya mobilitas masyarakat, bahkan di beberapa titik lumpuh total.

Salah satu dampak paling signifikan terjadi di Kecamatan Warungkiara dan Bantargadung, di mana Jembatan Cicareh yang menjadi akses utama penghubung tiga desa hanyut terbawa arus sungai yang meluap. Dengan terputusnya jembatan ini, aktivitas masyarakat di Desa Tarisi dan Hegarmanah pun nyaris terhenti total.

Baca Juga :  Koramil 0622-02/Palabuhanratu Bersama Instansi Terkait Laksanakan Pembersihan Pesisir Pantai Talanca

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI), Rohmat Hidayat, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk segera mengambil tindakan.

Ia menekankan bahwa Jembatan Cicareh merupakan infrastruktur vital bagi masyarakat untuk beraktivitas, baik dalam sektor ekonomi maupun kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Distribusi Logistik Pilkada 2024 di Kecamatan Cisolok Dimulai

“Kami mendesak Pemkab Sukabumi maupun Pemprov Jawa Barat, khususnya Gubernur Jawa Barat dan Bupati Sukabumi, untuk segera mencari solusi agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ujar Rohmat.

Ia juga menyoroti kondisi Desa Tarisi yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian dari pemerintah, bahkan di dua periode kepemimpinan Bupati Sukabumi sebelumnya. Menurutnya, perbaikan infrastruktur di desa tersebut kerap kali hanya terealisasi setelah adanya desakan dari masyarakat.

Baca Juga :  Dandim 0622 Sukabumi Pimpin Langsung Evakuasi Longsor di Cisarakan

“Jembatan ini sudah beberapa kali disampaikan kepada dinas terkait dan bupati sebelumnya sejak 2023 dan 2024, tetapi tidak ada tindakan nyata. Kini, akibat kelalaian itu, jembatan utama masyarakat terputus, dan seluruh aktivitas lumpuh,” pungkas Rohmat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemkab Sukabumi terkait langkah yang akan diambil untuk menangani kondisi tersebut.***

 

Reporter : RH

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dishub Gelar Ramp Check di Terminal Palabuhanratu Jelang Lebaran 2026
Damkarmat Sigap Tangani Kebakaran Mobil Xesia di Kadudampit
Ronda Malam Diaktifkan, Kepala Dusun Warga Harus Kompak Jaga Keamanan
Operasi Non Kebakaran, Damkar Amankan Lingkungan Sekolah TK dari Serangan Ulat
Aksi Cepat Petugas Damkar Amankan Satwa Liar di Lingkungan Warga
Jelang Ramadan, Pengunjung Membludak di Pantai Karanghawu, Satu Wisatawan Nyaris Tenggelam
Damkar Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Pabrik Tahu dan Rumah di Cicantayan
Dishub Perketat Pengawasan Travel Gelap, Pelanggar Terancam Sanksi Pidana

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:49 WIB

Dishub Gelar Ramp Check di Terminal Palabuhanratu Jelang Lebaran 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:21 WIB

Damkarmat Sigap Tangani Kebakaran Mobil Xesia di Kadudampit

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:40 WIB

Ronda Malam Diaktifkan, Kepala Dusun Warga Harus Kompak Jaga Keamanan

Kamis, 26 Februari 2026 - 06:42 WIB

Operasi Non Kebakaran, Damkar Amankan Lingkungan Sekolah TK dari Serangan Ulat

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:19 WIB

Aksi Cepat Petugas Damkar Amankan Satwa Liar di Lingkungan Warga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!