DPMD Dukung Program Desa Berdampak 2026, Dua Desa Jadi Percontohan

- Admin

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukabumi

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi mendukung penuh program “Desa Berdampak” 2026 yang digagas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dalam program tersebut, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, dan Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal, terpilih menjadi percontohan pengembangan desa berbasis Smart Village di Kabupaten Sukabumi.

Tahapan program kini memasuki proses penelitian dan wawancara mendalam yang dilakukan Kemendagri bersama akademisi dari Universitas Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/5/2026).

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, mengatakan terpilihnya dua desa dari total 381 desa di Kabupaten Sukabumi menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan desa.

Baca Juga :  Purwasari Wakili Jawa Barat di Lomba Desa Berkinerja Baik Nasional

“Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Sukabumi karena ada dua desa yang dipercaya masuk program Desa Berdampak 2026. Tentu ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk terus mendorong desa agar mampu berkembang melalui tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif,” ujar Samsul Bahri.

Menurutnya, program Desa Berdampak menitikberatkan pada penguatan kelembagaan desa, tata kelola pemerintahan, hingga pemanfaatan teknologi informasi melalui konsep Smart Village agar pembangunan desa lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga :  DPMD Kabupaten Sukabumi Dukung Penuh Program BS MSS Kodim 0607 di Desa Pasirdatar Indah

“Kami berharap program ini mampu meningkatkan kapasitas desa, baik dari sisi pelayanan publik, pengelolaan administrasi, maupun pengembangan potensi desa berbasis digital. Tujuan akhirnya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Samsul Bahri menambahkan, kolaborasi seluruh unsur pemerintahan desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut. Mulai dari pemerintah desa, BPD, hingga masyarakat harus berjalan seiring demi mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Fasilitasi Kerjasama, Lembaga Pemerintah Desa, dan BPD Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Zanariah, berharap Desa Purwasari dan Desa Kalapanunggal dapat menjadi contoh desa berdampak yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Hadiri Rapat Paripurna DPRD Terkait Pengambilan Keputusan Raperda RPJPD 2024-2025

“Pembangunan desa tidak akan berjalan baik tanpa hubungan yang harmonis antar unsur pemerintahan desa. Karena itu, sinergi dan kebersamaan menjadi kunci utama,” ungkapnya.

Melalui program Desa Berdampak 2026, DPMD Kabupaten Sukabumi optimistis desa-desa di Sukabumi mampu berkembang menjadi desa modern yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing dengan tetap mengedepankan kearifan lokal dan partisipasi masyarakat.***

 

 

(Red)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BPKAD Sukabumi Hadiri AUDISI, Sekda Tekankan Efisiensi Anggaran Tidak Boleh Turunkan Kinerja Pelayanan
Wali kota Bandung Farhan Kaji Gratis Masuk Tegalega, Alun-alun Bandung Belum Dibuka Penuh
DPRD Kota Bandung Bahas Tiga Raperda Strategis, Mulai dari Pengelolaan Sampah hingga Penguatan Keuangan Daerah
Kadis Dispar dan Pimpinan Ponpes Yaspida Ajak Generasi Muda Sukseskan Camp Religi Mubarokah 2026
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Siap Dukung Program Prioritas Daerah dan Optimalisasi PAD
Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Dukung Penguatan SDM Desa Melalui Kolaborasi dengan UMMI
Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Apresiasi Program Bedah Rumah Lapas Warungkiara
Perkim Sukabumi Perkuat Sinergi, untuk Wujudkan Pembangunan Jembatan Leudingding

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:22 WIB

Kepala BPKAD Sukabumi Hadiri AUDISI, Sekda Tekankan Efisiensi Anggaran Tidak Boleh Turunkan Kinerja Pelayanan

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:51 WIB

Wali kota Bandung Farhan Kaji Gratis Masuk Tegalega, Alun-alun Bandung Belum Dibuka Penuh

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:56 WIB

DPRD Kota Bandung Bahas Tiga Raperda Strategis, Mulai dari Pengelolaan Sampah hingga Penguatan Keuangan Daerah

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:11 WIB

Kadis Dispar dan Pimpinan Ponpes Yaspida Ajak Generasi Muda Sukseskan Camp Religi Mubarokah 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:44 WIB

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Siap Dukung Program Prioritas Daerah dan Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

error: Content is protected !!