Bandung Jadi Daerah Pertama Peluncuran Program Perintis Berdaya Connect

- Admin

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Kota Bandung menjadi daerah pertama pelaksanaan program Perintis Berdaya Connect

Kota Bandung menjadi daerah pertama pelaksanaan program Perintis Berdaya Connect

GELIATMEDIA.COM – Kota Bandung dipercaya menjadi daerah pertama pelaksanaan program Perintis Berdaya Connect yang diluncurkan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat. Program tersebut dirancang sebagai solusi terpadu atau one stop solution untuk memperkuat pemberdayaan UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, hingga pelaku usaha masyarakat agar lebih produktif dan mandiri.

Peluncuran program berlangsung di Bandung Creative Hub, Selasa (12/5/2026).

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, mengatakan Perintis Berdaya Connect hadir untuk membantu pelaku usaha masyarakat berkembang melalui dukungan yang terintegrasi.

“Perintis Berdaya Connect ini merupakan one stop solution bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam membantu memberdayakan UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, dan usaha masyarakat lainnya supaya lebih produktif,” ujarnya.

Baca Juga :  SIM Keliling Kota Bandung Hadir di Dua Lokasi Hari Ini, Simak Syarat dan Jadwalnya

Program tersebut memiliki empat pilar utama, yakni capacity building, akses usaha, pembiayaan, dan perluasan pasar. Melalui program ini, pelaku usaha juga akan mendapatkan pendampingan terkait akses bahan baku, teknologi produksi, pemasaran omnichannel, legalitas usaha, hingga hak kekayaan intelektual (HAKI).

Selain itu, pelaku usaha yang mulai berkembang akan difasilitasi memperoleh akses pembiayaan guna meningkatkan kapasitas usaha mereka.

Menurut Leontinus, program ini tidak hanya bertujuan mempertahankan usaha masyarakat, tetapi juga mendorong para pelaku usaha agar mampu naik kelas. Indikator keberhasilannya tidak hanya dilihat dari peningkatan omzet, melainkan juga kemampuan memanfaatkan teknologi, memperluas tenaga kerja, serta meningkatkan daya saing usaha.

Baca Juga :  PPP Gelar Latihan Kepemimpinan Kader Dasar di Palabuhanratu

Ia menambahkan, Perintis Berdaya Connect merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 8. Pemerintah menargetkan masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan sosial, tetapi juga mampu tumbuh menjadi pelaku usaha yang produktif dan mandiri secara ekonomi.

“Targetnya masyarakat Indonesia bukan hanya menerima bantuan sosial, tetapi setelah itu bisa produktif, berdaya, dan akhirnya mandiri,” katanya.

Bandung dipilih sebagai daerah pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki potensi ekonomi kreatif yang kuat, terutama pada sektor kuliner, fesyen, kriya, hingga pariwisata.

“Bandung memiliki kreativitas yang kuat, wisatawan dari berbagai daerah bahkan luar negeri datang saat akhir pekan. Potensi itu yang harus kita dorong,” ungkapnya.

Baca Juga :  Delapan Pejabat Disperkim Sukabumi Jadi Indung Asuh Lansia, Wujudkan Nilai Kemanusiaan Lewat Program “Sukabumi Nyaah Ka Indung”

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengapresiasi penunjukan Kota Bandung sebagai pilot project program Perintis Berdaya Connect.

Menurutnya, Kota Bandung memiliki kekuatan besar di sektor ekonomi kreatif, khususnya kuliner, fesyen, dan kriya. Ia berharap program tersebut nantinya juga dapat menjangkau subsektor lain seperti digital media dan industri kreatif berbasis teknologi.

“Berbagai peluang untuk memajukan ekonomi kreatif di Kota Bandung akan terus dikolaborasikan bersama Kemenko PM dan informasinya akan disebarluaskan kepada para pelaku ekonomi kreatif di Kota Bandung,” tuturnya.***

 

Reporter: Mia

 

 

Berita Terkait

Panglima TNI Ingatkan Ancaman Hibrida, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat Kesiapan Prajurit
Karang Hawu Tercoreng Tumpukan Sampah, FSKS Cisolok Minta DLH Bergerak
Jadwal SIM Keliling Bandung 2-3 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Pemuda Pancasila Jabar Perkuat Pendidikan Hukum, BPPH Siap Beri Bantuan Gratis bagi Masyarakat
Isu Tak Lagi Sejalan dengan Kadisdik Beredar, Sekdis Pendidikan Sukabumi Angkat Bicara
Pemdes Citarik dan Kecamatan Palabuhanratu Sidak Pembangunan SPBU di Kampung Cilengsi
Karang Taruna Cikakak Gelar Bulan Bakti dan HUT ke-66, Dorong Pemuda Aktif Berkontribusi untuk Masyarakat
AKSIOMA KKMTS Palabuhanratu 2026 Digelar, Jaring Bibit Unggul di Bidang Seni dan Olahraga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Panglima TNI Ingatkan Ancaman Hibrida, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat Kesiapan Prajurit

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Karang Hawu Tercoreng Tumpukan Sampah, FSKS Cisolok Minta DLH Bergerak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Jadwal SIM Keliling Bandung 2-3 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Pemuda Pancasila Jabar Perkuat Pendidikan Hukum, BPPH Siap Beri Bantuan Gratis bagi Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 15:20 WIB

Isu Tak Lagi Sejalan dengan Kadisdik Beredar, Sekdis Pendidikan Sukabumi Angkat Bicara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!