Dinas Perkim Wujudkan Hunian Aman dan Layak Bagi Warga Bencana Nyalindung

- Admin

Senin, 3 November 2025 - 18:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi memastikan hunian tetap bagi warga terdampak bencana

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi memastikan hunian tetap bagi warga terdampak bencana

GELIATMEDIA.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi memastikan seluruh hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung telah selesai dibangun dan layak huni.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan Pemerintah Desa Mekarsari.

Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa pembangunan Huntap di wilayah tersebut menjadi salah satu wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  Ketum Bhayangkari Lepas Peserta City Ride Road to Tour Of Kemala

“Pembangunan hunian tetap ini merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan warga terdampak bencana dapat kembali menata kehidupan dengan layak. Kami memastikan seluruh unit rumah dibangun sesuai standar kelayakan dan dilengkapi sarana dasar seperti akses air bersih, sanitasi, dan jalan lingkungan,” ujar Sendi Apriadi.

Ia menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi agar pengelolaan lingkungan di kawasan Huntap dapat berjalan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Cimanggu Salurkan BLT Dana Desa kepada 50 KPM

“Kami ingin tidak hanya membangun rumah, tapi juga menciptakan lingkungan yang sehat, tertata, dan nyaman untuk dihuni. Ini sejalan dengan komitmen Dinas Perkim dalam membangun permukiman yang berketahanan,” tambahnya.

Diketahui, total Huntap yang dibangun di Desa Mekarsari terdiri atas 20 unit rumah bantuan dari Gubernur Jawa Barat, 5 unit dari Bupati Sukabumi, dan 3 unit dari Pemerintah Desa Mekarsari. Hunian tersebut diperuntukkan bagi keluarga yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat pergerakan tanah di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Penyusunan RPJMD Ditarget Rampung Agustus, Lokasi Akan Ditentukan Secara Terinci

Sebelumnya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung lokasi Huntap di Kampung Cireundeu, Desa Mekarsari, pada Senin (3/11/2025), sekaligus menyerahkan Surat Keputusan Nilai Jual Objek Pajak (SK NJOP) secara simbolis kepada tiga warga penghuni Huntap.***

 

Reporter : Gandi Setiawan

 

 

Berita Terkait

RS Kebonjati Semarakkan HUT ke-81 RI dan Usia ke-78 dengan Kebersamaan
SURF COMPETITION 2026–Independence Day Resmi Ditutup, Semarak Kemerdekaan Menggema di Cimaja
Libatkan Dua Pelajar, PENYU Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut Palabuhanratu
Meriahkan HUT ke-81 RI, Bapeni Korpri Palabuhanratu Perkuat Semangat Nasionalisme
Desa Cimanggu Peringati Hari Jadi ke-14, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelayanan Berbasis Teknologi
Cimaja Boardriders Open Pro Surf Competition 2026 Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Lima Mahasiswa Akper Kebonjati Bandung Edukasi Masyarakat tentang Pencegahan Stunting
Tak Perlu Antre di Satu Titik, Ini Pilihan Lokasi Perpanjangan SIM di Bandung

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:58 WIB

RS Kebonjati Semarakkan HUT ke-81 RI dan Usia ke-78 dengan Kebersamaan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 04:19 WIB

SURF COMPETITION 2026–Independence Day Resmi Ditutup, Semarak Kemerdekaan Menggema di Cimaja

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Libatkan Dua Pelajar, PENYU Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut Palabuhanratu

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Bapeni Korpri Palabuhanratu Perkuat Semangat Nasionalisme

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Desa Cimanggu Peringati Hari Jadi ke-14, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelayanan Berbasis Teknologi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!