GELIATMEDIA.COM – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, resmi digelar dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan santri, pelajar, dan masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan santri.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Kecamatan Cikakak, Selasa (20/10/2026), mengusung semangat kebersamaan antara unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), tokoh agama, para santri, dan masyarakat.
Dalam rangkaian Gebyar Hari Santri Nasional tahun ini, panitia menyelenggarakan lima perlombaan, yakni lomba mewarnai, lomba adzan, lomba tahfiz Al-Qur’an, lomba da’i muda, serta karnaval sarungan.
Berbagai perlombaan tersebut digelar sebagai wadah bagi santri dan pelajar untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta kemampuan mereka, sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan persaudaraan antarpesantren di Kecamatan Cikakak.
Ketua Panitia Tahwijiayah MWC NU, Asep Lukman, S.Pd.I., S.H., M.H., mengatakan bahwa pelaksanaan Hari Santri Nasional 2026 merupakan hasil kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kecamatan Cikakak dengan Nahdlatul Ulama (NU).
Menurutnya, persiapan kegiatan menjelang puncak peringatan pada Kamis, 22 Oktober 2026, berjalan dengan baik tanpa kendala berarti.
“Pemerintah kecamatan dan MWC NU berkolaborasi serta bersinergi agar pelaksanaan Hari Santri 2026 berjalan lancar. Untuk pendanaan, kami mengembalikan kepada kesanggupan dan keikhlasan masing-masing melalui infak dari berbagai instansi, tanpa ada unsur pemaksaan,” ujar Asep.
Ia menambahkan, dukungan juga datang dari jemaah MWC NU yang turut menyumbangkan berbagai hadiah untuk memeriahkan kegiatan Hari Santri Nasional tahun ini.
Asep berharap, ke depan sinergi antara MWC NU, pemerintah kecamatan, organisasi kepemudaan (OKP), serta berbagai instansi pendidikan dapat semakin kuat.
Menurutnya, peningkatan silaturahmi dan kerja sama antarelemen masyarakat sangat penting untuk membangun Kecamatan Cikakak yang lebih agamis, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemasyarakatan.
“Kami berharap seluruh unsur dapat semakin bersinergi untuk membangun Cikakak yang lebih agamis dan bermasyarakat, sekaligus menjauhkan masyarakat dari berbagai konflik sosial,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Lomba, Sahrul Sidiq, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pembukaan kegiatan Hari Santri Nasional di Kecamatan Cikakak diawali dengan tiga perlombaan, yaitu lomba mewarnai, lomba adzan, dan lomba hafalan Kitab Kuning.
Lomba mewarnai diikuti peserta dari tingkat PAUD, TK, RA, dan PAUDQu. Sementara itu, lomba adzan diperuntukkan bagi peserta tingkat SD, MI, dan sederajat.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan dengan baik. Lomba mewarnai diikuti 430 peserta, lomba adzan sebanyak 20 peserta, sedangkan lomba hafalan Kitab Kuning diikuti sekitar 30 peserta,” ungkap Sahrul.
Ia mengatakan, rangkaian kegiatan akan berlanjut pada Rabu dengan lomba tahfiz Al-Qur’an dan da’i yang diperuntukkan bagi peserta tingkat SMA dan umum.
Adapun pada puncak peringatan Kamis, 22 Oktober 2026, panitia akan menggelar karnaval sarungan dan apel santri. Kegiatan tersebut juga akan dimeriahkan dengan pembagian doorprize bagi peserta dan masyarakat.
Sahrul menyebutkan, hadiah yang disiapkan berasal dari para donatur dan sponsor di Kecamatan Cikakak, di antaranya sepeda motor listrik, sepeda, serta berbagai hadiah lainnya. Secara keseluruhan, panitia menyiapkan sekitar 100 hadiah doorprize.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikakak, MWC NU, Karang Taruna, serta berbagai pihak lainnya yang turut membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang peran penting santri dan pesantren dalam perjalanan sejarah bangsa, terutama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan persatuan.
Melalui rangkaian kegiatan HSN 2026, diharapkan semangat santri semakin tumbuh dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus memberikan kontribusi positif bagi agama, masyarakat, dan bangsa.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mempererat hubungan antarpesantren, madrasah, dan masyarakat umum di wilayah Kecamatan Cikakak.***
Reporter : Dapit








Komentar