GELIATMEDIA.COM – Kemeriahan mewarnai hari pertama rangkaian kegiatan Syukuran Hari Nelayan Desa Sangrawayan ke-4 melalui Lomba Mancing Badong yang diikuti 410 pemancing dari berbagai daerah, meliputi Bogor, Depok, Bekasi, Bandung, Sukabumi, dan Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd. Lomba mancing ini menjadi salah satu bentuk kebersamaan masyarakat nelayan dalam menyambut perayaan tahunan yang sarat dengan nilai tradisi, kekeluargaan, serta rasa syukur atas hasil laut.
Selain menjadi ajang hiburan dan kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan melestarikan tradisi bahari, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat hubungan antara masyarakat nelayan dan pengunjung dari berbagai daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pemerintah desa yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia mengucapkan terima kasih kepada panitia nelayan, kepala desa beserta jajaran, yang telah berupaya mengangkat potensi Desa Sangrawayan melalui kegiatan yang mampu menarik perhatian masyarakat dari luar daerah.
“Pertama, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia nelayan, Pak Kades beserta seluruh jajaran panitia. Hari ini, putra daerah ikut mempromosikan potensi yang sebenarnya dimiliki Desa Sangrawayan. Salah satunya melalui kegiatan ini, yang mampu mendatangkan banyak pemancing dari luar daerah,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Syukuran Hari Nelayan ke-4 di Desa Sangrawayan merupakan kegiatan yang luar biasa. Terlebih, kegiatan tersebut digerakkan oleh ketua panitia bersama jajaran, meskipun pelaksanaannya masih menjadi bagian dari konsep awal rangkaian perayaan, dengan acara puncak dijadwalkan pada Senin, 19 Oktober 2026.
Namun demikian, ia juga menyoroti kondisi akses jalan menuju lokasi kegiatan yang dinilai masih sempit, padahal kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata pesisir.
“Kita juga tidak elok melihat suasana yang sudah bagus, tetapi akses jalannya masih sempit. Ini menjadi pekerjaan rumah kita ke depan. Mudah-mudahan bersama Dinas Pariwisata dan Pak Bupati, kami bisa bersinergi dan membicarakan pembangunan, terutama akses jalan. Potensinya sangat besar, khususnya untuk mendukung para pelaku UMKM,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Syukuran Hari Nelayan Desa Sangrawayan ke-4, Dadin, menjelaskan bahwa Lomba Mancing Badong merupakan salah satu agenda dalam rangkaian perayaan yang puncaknya akan dilaksanakan pada Senin, 19 Oktober 2026.
Ia menerangkan, kegiatan lomba dimulai sejak pagi menjelang siang. Para peserta dijadwalkan berangkat menuju lokasi pemancingan di laut sekitar pukul 16.00 WIB hingga 17.30 WIB, dilanjutkan dengan persiapan di kawasan laut Cibadong. Perlombaan berlangsung hingga pukul 06.00 WIB keesokan harinya.
“Untuk hari ini, tanggal 17 Oktober, merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian Syukuran Hari Nelayan ke-4. Puncaknya pada Senin, tanggal 19 Oktober. Hari ini kita mengadakan lomba mancing, kemudian peserta berangkat ke laut dan perlombaan berlangsung sampai besok pagi,” jelas Dadin.
Ia menambahkan, pengumuman pemenang dan pembagian hadiah dijadwalkan pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, panitia akan menggelar kegiatan bakti sosial berupa khitanan massal pada siang hari, santunan anak yatim pada sore hari, serta istigasah pada malam harinya.
Adapun pada Senin, 19 Oktober 2026, kegiatan akan mencapai puncaknya melalui prosesi larung saji dan upacara adat sebagai bagian dari tradisi masyarakat nelayan Desa Sangrawayan.
Antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir turut menambah semarak hari pertama pelaksanaan kegiatan. Kehadiran ratusan pemancing dari berbagai daerah juga menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi wisata pesisir sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Melalui Syukuran Hari Nelayan ke-4, masyarakat berharap nilai-nilai kebersamaan, kecintaan terhadap tradisi bahari, serta semangat menjaga warisan budaya dapat terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat persatuan masyarakat pesisir sekaligus memberikan apresiasi terhadap peran nelayan sebagai salah satu pilar penting dalam kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat.
Dengan terselenggaranya Lomba Mancing Badong sebagai pembuka rangkaian acara, Syukuran Hari Nelayan Desa Sangrawayan ke-4 diharapkan berlangsung meriah, lancar, dan penuh kebersamaan, sekaligus memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan peningkatan perekonomian masyarakat pesisir.***
Reporter : Dapit








Komentar