GELIATMEDIA.COM – Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Bandung 2026 sukses diselenggarakan di Ballroom Harris Hotel & Conventions Festival Citylink, Jalan Peta No. 241, Suka Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian seleksi yang diikuti 87 peserta dari berbagai wilayah di Kota Bandung untuk memilih figur remaja inspiratif yang akan mengemban peran sebagai duta edukasi bagi generasi muda.
Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kota Bandung, Endah, menjelaskan bahwa ajang Duta GenRe tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga bertujuan mencetak remaja teladan yang mampu memberikan edukasi kepada teman sebaya mengenai pentingnya perencanaan kehidupan.
“Para finalis diharapkan menjadi contoh bagi remaja lain dalam mencegah pernikahan dini, seks pranikah, penyalahgunaan narkoba, serta membangun perencanaan hidup yang matang agar kelak memiliki keluarga yang berkualitas dan sejahtera,” ujarnya.
Endah mengungkapkan, proses seleksi dilakukan secara berjenjang dan ketat. Dari 87 peserta yang mendaftar, peserta disaring menjadi 20 besar melalui tahapan seleksi administrasi, tes tertulis, wawancara, penilaian bakat, hingga lomba video. Selanjutnya, enam finalis terbaik mengikuti karantina selama tiga hari sebelum akhirnya dipilih tiga peserta terbaik pada malam grand final.
Menurutnya, program GenRe bertujuan membangun kesadaran generasi muda agar menyelesaikan pendidikan, memiliki pekerjaan yang layak, dan menikah pada usia ideal. Bagi perempuan, usia ideal menikah adalah 21 tahun, sedangkan laki-laki 25 tahun.
“Ketika mereka sudah siap secara pendidikan, pekerjaan, mental, dan ekonomi, maka peluang membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas akan semakin besar,” katanya.
Sementara itu, Camat Panyileukan, Drs. Yayan Ruyandi, M.M., menilai program GenRe sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial.
Ia menegaskan pentingnya penguatan edukasi terkait komunikasi antara orang tua dan anak, perencanaan masa depan, serta pencegahan stunting kepada kalangan remaja.
“Program ini penting untuk diikuti generasi muda. Hidup yang direncanakan dengan baik akan membantu mereka lebih siap menghadapi masa depan, termasuk saat membangun rumah tangga,” ujarnya.
Yayan juga mengapresiasi komitmen pemerintah dalam membina generasi muda. Namun demikian, ia menekankan perlunya dukungan masyarakat agar program-program positif yang dijalankan pemerintah dapat menjangkau lebih banyak remaja.
Pada malam puncak, penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri yang berkompeten di bidangnya, yakni praktisi komunikasi dan public speaking DJ Arie, tenaga medis sekaligus edukator kesehatan remaja dr. Fahira Riva, serta alumni Duta GenRe terbaik, Azhar Nuriyanti.
Berdasarkan hasil penilaian, Khaizuran dari SMA Plus Al Ghifari berhasil meraih predikat Terbaik 1 Putra, sedangkan Terbaik 1 Putri diraih oleh Dini Febra Auralia dari Kecamatan Sukasari. Sementara itu, Dede Angga Syahputra dari Kecamatan Sukasari terpilih sebagai Finalis Unggulan Top 6, bersama perwakilan putri dari SMA Plus Al Ghifari.
Melalui ajang ini, para Duta GenRe Kota Bandung 2026 diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif melakukan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan kepada remaja. Dengan demikian, generasi muda Kota Bandung dapat semakin siap merencanakan masa depan yang sehat, produktif, dan berkualitas.***
Reporter : Mia






