Warisan Leluhur yang Mendunia, Seren Taun Perkuat Identitas Pariwisata Sukabumi

- Admin

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Perayaan Seren Taun ke-447 di Kasepuhan Sinaresmi

Perayaan Seren Taun ke-447 di Kasepuhan Sinaresmi

GELIATMEDIA.COM – Puncak perayaan Seren Taun ke-447 di Kampung Adat Kasepuhan Sinaresmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/7/2026), kembali menjadi magnet bagi ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Tradisi adat yang telah berlangsung selama ratusan tahun tersebut tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur masyarakat adat atas hasil panen, tetapi juga memperkuat posisi Kabupaten Sukabumi sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Jawa Barat.

Berbagai rangkaian kegiatan adat yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal ditampilkan dalam perayaan tersebut. Mulai dari tumbuk padi, saresehan adat, dongdang, dogdog lojor, debus, rengkong, gondang buhun, tari tani, hingga prosesi sakral Ngampih Pare ka Leuit yang menjadi puncak acara.

Baca Juga :  Dispar Sukabumi Gelar Grand Final Mojang Jajaka 2025

Kehadiran ribuan masyarakat dan wisatawan dalam perayaan Seren Taun menunjukkan tingginya minat terhadap wisata budaya yang autentik dan berbasis tradisi masyarakat adat. Selain menjadi ruang pelestarian budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kuliner, kerajinan, serta sektor jasa pariwisata di kawasan sekitar.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan bahwa Seren Taun merupakan salah satu kekayaan budaya yang memiliki nilai penting dalam pengembangan pariwisata daerah.

“Seren Taun Kasepuhan Sinaresmi bukan hanya warisan budaya yang harus dijaga, tetapi juga aset pariwisata yang memiliki daya tarik kuat. Tradisi ini menghadirkan pengalaman budaya yang autentik, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat adat kepada wisatawan,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Dorong Pengembangan Saung Gunung Camp sebagai Destinasi Wisata Parakansalak

Menurut Ali Iskandar, keberadaan tradisi Seren Taun menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas pariwisata Kabupaten Sukabumi yang tidak hanya mengandalkan wisata alam, tetapi juga wisata budaya dan adat istiadat yang hidup di tengah masyarakat.

“Potensi wisata budaya seperti Seren Taun memiliki keunikan yang tidak dimiliki daerah lain. Karena itu, pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi terus mendorong promosi dan pengembangan destinasi wisata berbasis budaya sebagai bagian dari upaya memperkaya pilihan wisata di daerah. Kasepuhan Sinaresmi dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu ikon wisata budaya yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga :  Libur Lebaran 2026, Dispar Hadirkan Wisata Aman dengan Diskon Retribusi

“Melalui kegiatan seperti Seren Taun, kami ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Ini menjadi modal penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi yang diwariskan oleh para leluhur,” pungkasnya.

Perayaan Seren Taun ke-447 berlangsung khidmat dan meriah. Selain menjadi momentum syukur atas hasil panen, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda serta memperkuat eksistensi Kasepuhan Sinaresmi sebagai salah satu pusat pelestarian adat dan budaya di Kabupaten Sukabumi.***

 

 

(Red)

 

 

Berita Terkait

Dispar Sukabumi Petakan Potensi Wisata Warungkiara, Dorong Destinasi Baru Berdaya Saing
Potensi Mangrove Pantai Cikadal Dibidik Jadi Magnet Wisata Baru Sukabumi Selatan
Kadispar Sukabumi H. Ali Iskandar Terima Lencana Melati Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
Hari Batik Nasional, Dispar Sukabumi Tekankan Pentingnya Merawat Budaya dan Kreativitas
Retribusi Capai Rp1 Miliar, Dispar Ajak Semua Pihak Jaga Kualitas Destinasi Wisata
Tiket Rp10 Ribu Dongkrak Kunjungan ke Taman Rekreasi Cimalati
Dari Tradisi untuk Pariwisata, Sekar Budaya Warnai Puncak HJKS ke-156
Angkat Potensi Lokal, Festival Bonsai Sukabumi Diproyeksikan Jadi Daya Tarik Wisata

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Dispar Sukabumi Petakan Potensi Wisata Warungkiara, Dorong Destinasi Baru Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Potensi Mangrove Pantai Cikadal Dibidik Jadi Magnet Wisata Baru Sukabumi Selatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kadispar Sukabumi H. Ali Iskandar Terima Lencana Melati Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hari Batik Nasional, Dispar Sukabumi Tekankan Pentingnya Merawat Budaya dan Kreativitas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Retribusi Capai Rp1 Miliar, Dispar Ajak Semua Pihak Jaga Kualitas Destinasi Wisata

Berita Terbaru