Seren Taun Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata Sukabumi

- Admin

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat dan wisatawan untuk menghadiri rangkaian tradisi Seren Taun yang akan digelar di tiga kasepuhan yang berada di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Kegiatan budaya yang diwariskan secara turun-temurun tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan yang memperkaya khazanah budaya Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan bahwa Desa Sirnaresmi memiliki keunikan budaya yang luar biasa melalui keberadaan tiga kasepuhan, yakni Kasepuhan Sinar Resmi, Kasepuhan Ciptamulia, dan Kasepuhan Gelar Alam. Keberadaan komunitas adat tersebut menjadi bagian penting dari kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Sukabumi.

“Keberadaan tiga kasepuhan di Desa Sirnaresmi merupakan kekayaan kultural yang sangat berharga bagi Kabupaten Sukabumi. Tradisi yang masih terjaga hingga saat ini menjadi bukti kuat bahwa masyarakat adat mampu mempertahankan warisan leluhur sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya yang unik,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Kabupaten Sukabumi

Menurutnya, pelaksanaan Seren Taun tidak hanya memiliki makna adat dan spiritual bagi masyarakat kasepuhan, tetapi juga berpotensi menjadi magnet wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

“Seren Taun merupakan atraksi budaya yang sangat istimewa. Melalui kegiatan ini, wisatawan dapat menyaksikan langsung berbagai prosesi adat yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk datang dan berbahagia bersama menikmati kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Ali menjelaskan, puncak Seren Taun akan dilaksanakan pada 5 Juli 2026 di Kasepuhan Sinar Resmi. Selanjutnya, kegiatan akan berlangsung di Kasepuhan Ciptamulia pada 12 Juli 2026 dan dilanjutkan di Kasepuhan Gelar Alam yang dijadwalkan pada Agustus mendatang.

Baca Juga :  Perkuat Konservasi Laut, Komunitas PENYU Jaga Ekosistem Terumbu Karang Palabuhanratu

Sementara itu, Kepala Desa Sirnaresmi, Iwan Ruswandi, menyampaikan bahwa masyarakat adat di ketiga kasepuhan terus berkomitmen menjaga tradisi leluhur, terutama dalam bidang pertanian dan kehidupan sosial budaya.

“Yang paling utama kami pertahankan adalah budaya pertanian, khususnya terkait padi. Padi yang dihasilkan hanya untuk kebutuhan konsumsi masyarakat dan tidak diperjualbelikan. Selain itu, panen hanya dilakukan satu kali dalam setahun sesuai dengan tradisi yang diwariskan para leluhur,” jelasnya.

Ia juga menuturkan bahwa identitas budaya masyarakat kasepuhan masih terlihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti penggunaan pakaian adat berupa sinjang bagi perempuan dan iket bagi laki-laki sebagai bentuk pelestarian budaya.

Baca Juga :  Wisatawan Mulai Padati Geyser Cipanas Cisolok di Hari Ketiga Lebaran

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi berharap rangkaian Seren Taun tahun ini dapat menjadi sarana edukasi budaya sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis kearifan lokal. Dengan dukungan seluruh pihak, tradisi yang telah berlangsung selama ratusan tahun tersebut diharapkan terus lestari dan semakin dikenal oleh masyarakat luas.

“Kami mengundang seluruh masyarakat dan wisatawan untuk hadir pada 5 Juli di Kasepuhan Sinar Resmi, 12 Juli di Kasepuhan Ciptamulia, serta rangkaian Seren Taun di Kasepuhan Gelar Alam pada Agustus mendatang. Mari bersama-sama menikmati dan melestarikan warisan budaya yang menjadi kebanggaan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.****

 

 

 

(Red)

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Citra Pariwisata, Dispar Sukabumi Turun Tangan Selesaikan Keluhan Wisatawan
Syukuran Nelayan Cisolok ke-29 Tahun 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Semangat Pelestarian Budaya Bahari
Pendapatan Retribusi Wisata Kabupaten Sukabumi Tembus Rp624 Juta Hingga Mei 2026
Desa Wisata Tikukur Hadirkan Peluang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Kreatif Sukabumi
Pengukuhan Desa Wisata Jadi Langkah Strategis Pengembangan Pariwisata Sukabumi
Lomba Nasi Liwet hingga Pentas Seni Semarakkan Launching Wisata Karangpara
Cegah Pungli, Dispar Sukabumi Wajibkan Karcis Resmi dan Tarif Standar
Alun-Alun Cicendo Bandung Butuh Perawatan dan Penguatan Pengelolaan

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:04 WIB

Seren Taun Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Pariwisata Sukabumi

Rabu, 1 Juli 2026 - 06:03 WIB

Jaga Citra Pariwisata, Dispar Sukabumi Turun Tangan Selesaikan Keluhan Wisatawan

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:45 WIB

Syukuran Nelayan Cisolok ke-29 Tahun 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Semangat Pelestarian Budaya Bahari

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pendapatan Retribusi Wisata Kabupaten Sukabumi Tembus Rp624 Juta Hingga Mei 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:59 WIB

Desa Wisata Tikukur Hadirkan Peluang Baru bagi UMKM dan Ekonomi Kreatif Sukabumi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!