Pemkab Sukabumi Sosialisasikan Program BEREHAN untuk Dukung Peternak Lokal dan Perkuat Ekonomi Daerah

- Admin

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menyosialisasikan Program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban)

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menyosialisasikan Program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban)

GELIATMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menyosialisasikan Program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban) berupa Tabungan Kurban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan peternak lokal. Sosialisasi program tersebut digelar di Bale Pangripta Bapperida Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman, perwakilan Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat, Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat, perwakilan Peternak Muda Jawa Barat, para staf ahli bupati, asisten daerah, kepala perangkat daerah, camat, serta sejumlah undangan lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryaman mengatakan, Program BEREHAN merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dirancang untuk memudahkan ASN dalam mempersiapkan ibadah kurban melalui sistem tabungan yang terencana.

Baca Juga :  Bencana Longsor dan Banjir Bandang Rusak Jalur Menuju Geopark Ciletuh, Pemulihan Pariwisata Dikebut

Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu ASN dalam mengelola keuangan untuk kebutuhan kurban, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya para peternak lokal.

“Kami meyakini ASN di Kabupaten Sukabumi memiliki semangat untuk berkurban. Kini, mekanismenya diarahkan melalui sistem tabungan sehingga lebih terencana dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi perekonomian daerah,” ujar Ade Suryaman.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program BEREHAN. Selain mempermudah ASN dalam mempersiapkan dana kurban, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui pola pembelian hewan kurban yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Ade menjelaskan bahwa sosialisasi Program BEREHAN dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat sebagai bagian dari upaya membangun budaya menabung bagi ASN untuk kebutuhan ibadah kurban.

Baca Juga :  Pemdes Cicadas Gelar Musdes Penyusunan RKPDes Tahun 2027, Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan

Sementara itu, Direktur OJK Provinsi Jawa Barat Yuzirwan menyampaikan bahwa Program BEREHAN diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus model pengembangan keuangan syariah yang dapat diterapkan di berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, program tersebut menggunakan mekanisme autodebet bulanan melalui bank daerah sehingga ASN dapat menabung secara rutin hingga waktu pelaksanaan kurban. Dana yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada peternak lokal untuk penyediaan hewan kurban yang memenuhi standar kualitas.

“Melalui skema ini, ASN lebih mudah merencanakan pembelian hewan kurban, sementara peternak memperoleh kepastian pasar sehingga dapat meningkatkan kualitas ternak dan kesejahteraan mereka,” kata Yuzirwan.

Baca Juga :  DPRD Gelar Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

Dalam paparannya, Yuzirwan menyebutkan bahwa Jawa Barat merupakan produsen daging sapi terbesar kedua di Indonesia dengan produksi mencapai 85,24 ribu ton pada tahun 2024. Di sisi lain, jumlah ASN di Jawa Barat mencapai 327.676 orang atau terbesar ketiga secara nasional. Potensi tersebut dinilai menjadi modal besar dalam mendukung keberhasilan implementasi Program BEREHAN.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama OJK mendorong seluruh pemerintah daerah agar memberikan dukungan maksimal terhadap program tersebut, termasuk memperluas keterlibatan koperasi dan organisasi peternak di setiap kabupaten dan kota sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.***

 

 

 

(Red)

 

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi
Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027
Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Berita Terbaru