Disperkim Perkuat Akses Air Bersih, Melalui Pembangunan Sarana Air Bersih di Berbagai Wilayah

- Admin

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi

GELIATMEDIA.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terus mengoptimalkan pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Program yang didukung DPRD Kabupaten Sukabumi tersebut diarahkan untuk memperluas akses air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi warga di berbagai wilayah.

Pembangunan Sarana Air Bersih tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, serta membantu menekan angka stunting melalui ketersediaan air bersih yang memadai.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan SAB dilengkapi dengan berbagai komponen pendukung, mulai dari pembuatan sumur bor dalam (deep well), pembangunan menara air dan toren berkapasitas 3.000 liter, jaringan distribusi hingga sambungan rumah (SR), serta berbagai perlengkapan penunjang operasional sistem penyediaan air bersih.

Baca Juga :  DPRD Tekankan RKPD 2027 Harus Selaras RPJMD dan Aspirasi Masyarakat

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menjelaskan bahwa anggaran pembangunan yang nilainya berada di atas Rp90 juta merupakan paket pekerjaan lengkap yang dirancang agar fasilitas dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Perlu dipahami bahwa anggaran pembangunan Sarana Air Bersih bukan hanya untuk pengeboran sumur atau pengadaan pompa air. Di dalamnya terdapat pembangunan sistem secara menyeluruh, mulai dari sumur bor, menara air, toren, jaringan distribusi hingga sambungan rumah dan peralatan pendukung lainnya. Tujuannya agar masyarakat dapat langsung menikmati layanan air bersih secara optimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemeriksaan Interim Jadi Langkah Awal Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan Daerah

Menurutnya, besaran anggaran pada setiap lokasi dapat berbeda karena disesuaikan dengan kondisi lapangan, jumlah sambungan rumah yang dilayani, serta kebutuhan sarana pendukung yang diperlukan agar sistem dapat berfungsi dengan baik.

Sendi menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan diawasi secara ketat agar hasil pekerjaan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas setiap pekerjaan. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai regulasi pengadaan barang dan jasa serta mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB). Disperkim tidak akan menerima pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi maupun ketentuan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam menjaga dan memelihara sarana yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga.

Baca Juga :  Penyusunan RPJMD Ditarget Rampung Agustus, Lokasi Akan Ditentukan Secara Terinci

“Kami berharap masyarakat turut menjaga aset yang telah dibangun bersama. Sarana air bersih ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, program ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas,” pungkasnya.

Melalui pembangunan Sarana Air Bersih yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Disperkim berupaya memastikan setiap warga memperoleh akses terhadap air bersih yang layak sebagai salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan.***

 

 

(Red)

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Perlu Antre di Satu Titik, Ini Pilihan Lokasi Perpanjangan SIM di Bandung
UPTD Peternakan Cicurug Pastikan Domba Hibah dalam Kondisi Sehat dan Layak
Kebakaran Dapur Akibat Selang Gas Bocor, Damkarmat Palabuhanratu Bergerak Cepat Padamkan Api
Milangkala Sunda Wani Perkuat Soliditas Organisasi dan Sinergi dengan Berbagai Elemen Masyarakat
Kondisi Sungai Berubah Drastis, Warga Simpenan Minta Tambang Liar Segera Dihentikan
Perwakilan 51 KK Korban Kebakaran Ciptamulya Dijadwalkan Temui Gubernur Jawa Barat
Resmi Bertugas, AKBP Benny Cahyadi Siap Pimpin Polres Sukabumi
Damkarmat Tangani Operasi Nonkebakaran, Berhasil Lepaskan Anting yang Tersangkut di Telinga Anak

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Tak Perlu Antre di Satu Titik, Ini Pilihan Lokasi Perpanjangan SIM di Bandung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:58 WIB

UPTD Peternakan Cicurug Pastikan Domba Hibah dalam Kondisi Sehat dan Layak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Kebakaran Dapur Akibat Selang Gas Bocor, Damkarmat Palabuhanratu Bergerak Cepat Padamkan Api

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Milangkala Sunda Wani Perkuat Soliditas Organisasi dan Sinergi dengan Berbagai Elemen Masyarakat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Kondisi Sungai Berubah Drastis, Warga Simpenan Minta Tambang Liar Segera Dihentikan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!