Dada Rosada Disebut Sosok Penting di Balik Kebangkitan dan Kejayaan Persib Bandung

- Admin

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Di balik sejarah hat-trick juara Persib Bandung, tersimpan peran besar Dada Rosada

Di balik sejarah hat-trick juara Persib Bandung, tersimpan peran besar Dada Rosada

GELIATMEDIA.COM – Di tengah euforia keberhasilan Persib Bandung meraih hat-trick juara Liga Indonesia musim 2025/2026, nama Dr. H. Dada Rosada, S.H., M.Si kembali menjadi sorotan publik. Sosok yang akrab disapa Kang Dada itu dinilai memiliki peran besar dalam perjalanan transformasi Persib hingga menjadi klub profesional dan berjaya seperti saat ini.

Persib Bandung resmi memastikan gelar juara usai bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).

Hasil tersebut mencatat sejarah baru bagi Maung Bandung sebagai klub pertama yang mampu meraih tiga gelar juara secara beruntun di era Liga Indonesia.

Bagi bobotoh, nama Dada Rosada tidak bisa dipisahkan dari sejarah penyelamatan Persib pada masa transisi sepak bola nasional. Saat masih berada di era Perserikatan, kepala daerah secara otomatis menjabat sebagai Ketua Umum klub. Ketika menjabat Wali Kota Bandung periode 2003–2013, Dada Rosada memimpin Persib sebagai Ketua Umum pada periode 2003–2008.

Baca Juga :  Pelatihan Kader Program SIGAP Digelar di Kelurahan Palabuhanratu

Pada masa itu, operasional dan pendanaan klub masih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung. Namun situasi berubah setelah terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 yang melarang klub profesional menggunakan dana APBD.

Kondisi tersebut membuat Persib berada di ambang krisis dan terancam gagal mengikuti kompetisi. Dalam situasi itu, Dada Rosada mengambil langkah penting dengan menginisiasi perubahan status Persib dari klub amatir menjadi klub profesional.

Ia memimpin musyawarah bersama berbagai elemen sepak bola di Bandung hingga akhirnya lahir badan hukum baru bernama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), yang hingga kini menjadi pengelola resmi Persib Bandung.

Baca Juga :  Lonjakan Wisatawan dan Kendaraan Padati Pusat Kota Bandung pada Lebaran H+3

Tak hanya itu, Dada Rosada juga dikenal sebagai sosok penggagas pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di kawasan Gedebage pada 2009. Stadion tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan Persib memiliki markas berstandar internasional sekaligus menjawab aspirasi bobotoh.

Hubungan emosional Dada Rosada dengan Persib tetap terjalin meski ia sempat tersandung kasus hukum dan menjalani masa hukuman di Lapas Sukamiskin. Saat Persib meraih juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015, manajemen bersama manajer Umuh Muchtar diketahui membawa trofi kemenangan ke Lapas Sukamiskin sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya terhadap klub.

Sebagai bentuk apresiasi, manajemen Persib juga memberikan penghargaan Lifetime Achievement kepada Dada Rosada dalam ajang Persib Award 2023.

“Saya ini keturunan bapak yang juga pemain sepak bola, dan saya juga cinta sepak bola. Ketika jadi Wali Kota dan dipercaya memegang Persib, saya berupaya membangun klub agar berprestasi tapi juga memperhatikan kesejahteraan di dalamnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Mantan wakil Bupati Sukabumi Ucok Haris Sentil Pemerintah, Lahan untuk Ibu Kota Malah Jadi Milik Swasta

Ia juga mengenang awal mula Persib mulai dikelola secara profesional setelah bertemu dengan Glenn Sugita, yang kemudian ikut berperan dalam pengelolaan klub hingga saat ini.

Di akhir pernyataannya, Dada Rosada turut mengingatkan bobotoh untuk menjaga Stadion GBLA sebagai aset kebanggaan bersama.

“Jangan sampai rusak seperti dulu. Stadion ini milik kita bersama, harus dijaga dan dirawat,” pesannya.

Kini, di tengah keberhasilan Persib mencatat sejarah hat-trick juara, banyak bobotoh kembali menyebut Dada Rosada sebagai “Bapak Persib”, sosok yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam membangun fondasi klub kebanggaan Jawa Barat tersebut hingga mencapai kejayaan saat ini.***

 

Reporter : Mia

 

 

Berita Terkait

Pemdes Sampora Salurkan Bantuan Beras untuk 851 KPM, Total 2.553 Karung
Selain Bahas BUMDes, Musdes Cirendang Sosialisasikan Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BPD
Pemdes Jayanti Salurkan Bantuan Pangan untuk 1.147 KPM, Total 3.441 Karung Beras
Tak Cukup Berdamai, PGRI Jabar Pastikan Dugaan Intimidasi Kepala SDN Sukaraja 2 Diproses Hukum
Bantuan Beras CPP Disalurkan, 1.241 KPM Buniwangi Terima 30 Kilogram
Jaga Martabat Organisasi, GRIB Jaya Sukabumi Laporkan Dugaan Ujaran Kebencian
DPC GRIB JAYA Kabupaten Sukabumi Gelar HUT ke-1, Dihadiri Langsung Ketua Umum H. Herkules
Sinergi TNI-Polri Kawal Penyaluran Bantuan Beras untuk 1.988 KPM di Desa Cikadu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:15 WIB

Pemdes Sampora Salurkan Bantuan Beras untuk 851 KPM, Total 2.553 Karung

Jumat, 4 September 2026 - 04:11 WIB

Selain Bahas BUMDes, Musdes Cirendang Sosialisasikan Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BPD

Rabu, 2 September 2026 - 15:39 WIB

Pemdes Jayanti Salurkan Bantuan Pangan untuk 1.147 KPM, Total 3.441 Karung Beras

Rabu, 2 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Cukup Berdamai, PGRI Jabar Pastikan Dugaan Intimidasi Kepala SDN Sukaraja 2 Diproses Hukum

Selasa, 1 September 2026 - 15:53 WIB

Bantuan Beras CPP Disalurkan, 1.241 KPM Buniwangi Terima 30 Kilogram

Berita Terbaru

error: Content is protected !!