Pemkot Bandung Gelar Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Perencanaan Berbasis Data dan Partisipasi Warga

- Admin

Jumat, 10 April 2026 - 16:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Pemkot Bandung menggelar Musrenbang RKPD 2027

Pemkot Bandung menggelar Musrenbang RKPD 2027

GELIATMEDIA.COM – Pemerintah Kota Bandung secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini menjadi momentum penting dengan diterimanya Rekomendasi Statistik Sektoral dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung yang diserahkan langsung kepada Wali Kota Bandung, Kamis (09/04/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Bandung menegaskan bahwa arah perencanaan pembangunan tahun 2027 akan semakin menitikberatkan pada penguatan peran masyarakat melalui aplikasi Laci RW (Layanan Catatan Informasi RW). Inovasi tersebut dinilai sebagai implementasi pendekatan bottom-up yang dipadukan dengan pendekatan teknokratik dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.

Menurutnya, Laci RW bukan sekadar aplikasi, melainkan menjadi bank data warga yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan. Dengan demikian, perencanaan pembangunan tidak lagi berbasis asumsi, melainkan berdasarkan data riil yang dihimpun langsung dari masyarakat.

Baca Juga :  Hujan Lebat dan angin kencang Papan reklame di Kota Bandung roboh menimpa kendaraan .

Pendekatan ini juga sejalan dengan prinsip pembangunan THISS/HITSS (Thematic, Holistic, Integrative, Spatial, and Sustainable), yang memungkinkan intervensi pemerintah dilakukan secara lebih tematik dan spesifik berbasis wilayah. Sejumlah isu strategis seperti penanganan stunting, pengelolaan sampah mandiri, hingga pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi fokus dalam implementasinya.

Sementara itu, Bappeda Provinsi Jawa Barat dalam paparannya mengapresiasi capaian makro Kota Bandung yang dinilai tetap menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Jawa Barat. Hal ini tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 84,66 serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita sebesar Rp158,50 juta.

Baca Juga :  Ciptakan Pantai Bersih, Koramil 0622-02/Palabuhanratu Laksanakan Giat Pembersihan Pantai Talanca

Meski demikian, Bappeda juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah kota dan provinsi, terutama dalam upaya menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang masih berada di angka 7,40 persen serta ketimpangan ekonomi dengan Gini Ratio sebesar 0,420.

Sinkronisasi tersebut diwujudkan melalui integrasi program strategis provinsi dengan kebutuhan masyarakat yang terdata dalam Laci RW, khususnya dalam penanganan kemiskinan dan pengurangan pengangguran.

Di sisi lain, Kepala BPS Kota Bandung menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan statistik sektoral dinyatakan layak untuk dilaksanakan. Namun demikian, terdapat sejumlah rekomendasi yang harus diperhatikan, antara lain penerapan standar internasional Generic Statistical Business Process Model (GSBPM), penyusunan metadata statistik, serta kewajiban pelaporan hasil kegiatan kepada BPS guna menjamin kualitas dan akuntabilitas data.

Baca Juga :  Dukung Produksi Perikanan, Diskan Bangun Jalan Produksi TPI Cikembang

Ia menegaskan bahwa data statistik yang berkualitas akan menjadi acuan penting dalam perencanaan pembangunan serta mendorong pertumbuhan Kota Bandung ke depan.

Adapun sejumlah poin utama kebijakan dalam RKPD Kota Bandung Tahun 2027 meliputi penguatan pendekatan partisipatif berbasis data dari tingkat RW, peningkatan efisiensi fiskal melalui belanja modal yang tepat sasaran, serta digitalisasi perencanaan dengan mengintegrasikan data statistik sektoral ke dalam sistem informasi pembangunan daerah.

Dengan kolaborasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, serta instansi vertikal seperti BPS, RKPD Kota Bandung Tahun 2027 diharapkan mampu menjadi landasan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.***

 

 

 

Reporter : Mia

 

Berita Terkait

Selain Bahas BUMDes, Musdes Cirendang Sosialisasikan Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BPD
Pemdes Jayanti Salurkan Bantuan Pangan untuk 1.147 KPM, Total 3.441 Karung Beras
Tak Cukup Berdamai, PGRI Jabar Pastikan Dugaan Intimidasi Kepala SDN Sukaraja 2 Diproses Hukum
Bantuan Beras CPP Disalurkan, 1.241 KPM Buniwangi Terima 30 Kilogram
Jaga Martabat Organisasi, GRIB Jaya Sukabumi Laporkan Dugaan Ujaran Kebencian
DPC GRIB JAYA Kabupaten Sukabumi Gelar HUT ke-1, Dihadiri Langsung Ketua Umum H. Herkules
Sinergi TNI-Polri Kawal Penyaluran Bantuan Beras untuk 1.988 KPM di Desa Cikadu
Padepokan Sabandar Karimadi Palabuhanratu Peringati Maulid Nabi dan Milangkala ke-45

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 04:11 WIB

Selain Bahas BUMDes, Musdes Cirendang Sosialisasikan Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BPD

Rabu, 2 September 2026 - 15:39 WIB

Pemdes Jayanti Salurkan Bantuan Pangan untuk 1.147 KPM, Total 3.441 Karung Beras

Rabu, 2 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Cukup Berdamai, PGRI Jabar Pastikan Dugaan Intimidasi Kepala SDN Sukaraja 2 Diproses Hukum

Selasa, 1 September 2026 - 15:53 WIB

Bantuan Beras CPP Disalurkan, 1.241 KPM Buniwangi Terima 30 Kilogram

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Jaga Martabat Organisasi, GRIB Jaya Sukabumi Laporkan Dugaan Ujaran Kebencian

Berita Terbaru

error: Content is protected !!