Hadapi Era Digital 5.0 Wali Kota Bandung Dorong Sinergi Visioner LKP

- Admin

Kamis, 23 April 2026 - 16:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

GELIATMEDIA.COM – Wali Kota Bandung, H. Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan di era digital. Hal tersebut disampaikan dalam acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun RA Kartini, Rabu (22/4/2026), di Graha Merah Putih Telkom Indonesia, Jalan Japati No. 1, Kota Bandung.

Mengangkat tema “Sinergi Visioner Membangun Ekosistem LKP Kota Bandung yang Adaptif di Era Digital 5.0”, Farhan menyoroti urgensi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal yang selaras dengan kebutuhan industri.

Dalam sambutannya, Farhan mengungkapkan bahwa Kota Bandung saat ini menghadapi tantangan serius terkait tingginya tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 7,44 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Barat yang berada di bawah 6 persen. Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak melakukan perbaikan.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang pesat di Kota Bandung memang menarik banyak pencari kerja dari luar daerah, namun hal itu harus diimbangi dengan upaya konkret untuk menekan angka pengangguran hingga di bawah 6 persen.

Baca Juga :  Wali Kota Bandung Apresiasi Kritik Akademisi demi Kebijakan Publik yang Lebih Aplikatif

Farhan menjelaskan, salah satu akar persoalan adalah ketidaksesuaian antara pendidikan formal dengan kebutuhan dunia kerja. Dalam hal ini, LKP dinilai memiliki peran penting sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan industri.

Ia menambahkan, pemerintah tidak dapat secara instan mengubah sistem pendidikan formal, sehingga keberadaan LKP menjadi solusi untuk memberikan keterampilan tambahan yang lebih aplikatif dan relevan.

Selain itu, Farhan menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam memastikan pemerataan akses pelatihan bagi masyarakat usia produktif. Ia juga mendorong anggota DPRD untuk menginisiasi program reses yang mampu mengarahkan masyarakat mengikuti pelatihan keterampilan.

Farhan turut mengapresiasi peran masyarakat dan pengelola LKP yang mampu bertahan selama puluhan tahun dengan mengandalkan kreativitas dan kemandirian, tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah. Ia menilai inovasi dan independensi menjadi kunci keberlanjutan lembaga tersebut.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan 2025: Hotmix Dominan, Pengecoran Difokuskan pada Jalur Berat

Lebih lanjut, ia memaparkan potensi demografis Kota Bandung yang cukup besar. Berdasarkan data tingkat RW, terdapat sekitar 90.000 hingga 100.000 pendatang yang tinggal di rumah kos di berbagai wilayah kota, yang mayoritas merupakan pelajar dan pencari kerja.

Potensi tersebut, lanjutnya, perlu direspons melalui terobosan adaptif, termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pelatihan agar akses masyarakat semakin luas.

Farhan juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan LKP serta perubahan pola pikir masyarakat terhadap pendidikan. Ia menilai ijazah formal saja tidak lagi cukup untuk bersaing di dunia kerja tanpa didukung keterampilan spesifik sesuai kebutuhan industri.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Bandung berencana memperbanyak pelaksanaan job fair hingga ke tingkat wilayah mikro. Kegiatan tersebut akan digelar lebih rutin guna membuka akses informasi kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga :  Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Hadirkan Layanan Publik di Expo Hari Jadi ke-155

Ia menyebutkan, tingkat kepuasan masyarakat Kota Bandung saat ini masih rendah, khususnya pada sektor penyediaan lapangan kerja dan pengendalian harga kebutuhan pokok.

Sebagai solusi, Farhan mendorong kerja sama yang lebih konkret antara pemerintah dan LKP agar tidak sekadar bersifat formalitas, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi peserta pelatihan maupun lembaga penyelenggara.

Ia menegaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya ditujukan kepada peserta didik, tetapi juga kepada lembaga pendidikan formal dan nonformal sebagai bagian dari ekosistem pembangunan sumber daya manusia.

Menutup sambutannya, Farhan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan di tingkat pusat, provinsi, dan kota atas komitmen dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan. Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat, akan lahir berbagai inovasi yang mampu mendorong kemajuan Kota Bandung serta menciptakan sumber daya manusia yang tangguh, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.***

 

 

Reporter : Mia

 

 

 

Berita Terkait

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter
Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri
Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Gebyar Hari Santri Nasional 2026 di Cikakak, Ratusan Peserta Ikuti Berbagai Perlombaan
410 Pemancing Padati Lomba Mancing Badong, Syukuran Hari Nelayan Sangrawayan ke-4 Meriah
PT DMCG Gelar Rapat Koordinasi UKL-UPL Rencana Eksplorasi Panas Bumi Cisolok–Cisukarame

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa

Berita Terbaru