Dinas Pertanian dan BI Jabar Bahas Pengembangan Agroindustri di Kabandungan

- Admin

Jumat, 7 Februari 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi bersama Bapelitbangda dan BI Jawa Barat menjajaki kerja sama strategis dalam pengembangan kawasan agroindustri di Kabandungan.

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi bersama Bapelitbangda dan BI Jawa Barat menjajaki kerja sama strategis dalam pengembangan kawasan agroindustri di Kabandungan.

GELIATMEDIA.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) serta Bank Indonesia (BI) Jawa Barat menggelar pertemuan guna membahas kerja sama pembangunan kawasan agroindustri di Kecamatan Kabandungan.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat (7/2/2025) ini juga melibatkan Kepala Desa Cipeteuy sebagai bagian dari inisiatif percepatan pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Baca Juga :  Bangun Rutilahu, Ketua DPRD Yudha Sukmagara Apresiasi FKPPI Kabupaten Sukabumi

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuti Harahap, menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk menyelaraskan program prioritas BI dengan rencana pengembangan kawasan agroindustri di Kabandungan.

“Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan mengenai perlunya pemetaan potensi dan tantangan di lapangan, penyusunan konsep rencana tindak lanjut, serta pembagian peran pemangku kepentingan agar tidak terjadi tumpang tindih program,” ujarnya.

Baca Juga :  Lahirkan Pimpinan Baru, Musda KNPI ke -16 DPD KNPI Jabar 2025-2028 Resmi Dilantik di Sukabumi

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Divisi Implementasi Kebijakan Ekonomi Daerah Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, Cecep Ridwan, beserta tim pengembangan UMKM turut memaparkan pilar-pilar BI dalam mendukung ketahanan pangan dan prioritas program BI tahun 2025.

Lebih lanjut, Sri Hastuti menambahkan bahwa BI memiliki pengalaman dalam berbagai kerja sama di Jawa Barat, termasuk dalam peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan, penerapan teknologi digital dalam pertanian (digital farming), pengolahan hilirisasi, literasi keuangan, pembiayaan, serta pemasaran melalui skema business matching.

Baca Juga :  Yogya Palabuanratu Gelar Konser Amal untuk Korban Banjir Sukabumi

“Dengan adanya sinergi ini, diharapkan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabandungan dapat berkembang lebih optimal,” pungkasnya.***

(Red)

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BPKAD Sukabumi Hadiri AUDISI, Sekda Tekankan Efisiensi Anggaran Tidak Boleh Turunkan Kinerja Pelayanan
Wali kota Bandung Farhan Kaji Gratis Masuk Tegalega, Alun-alun Bandung Belum Dibuka Penuh
DPRD Kota Bandung Bahas Tiga Raperda Strategis, Mulai dari Pengelolaan Sampah hingga Penguatan Keuangan Daerah
Kadis Dispar dan Pimpinan Ponpes Yaspida Ajak Generasi Muda Sukseskan Camp Religi Mubarokah 2026
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Siap Dukung Program Prioritas Daerah dan Optimalisasi PAD
Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Dukung Penguatan SDM Desa Melalui Kolaborasi dengan UMMI
Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Apresiasi Program Bedah Rumah Lapas Warungkiara
Perkim Sukabumi Perkuat Sinergi, untuk Wujudkan Pembangunan Jembatan Leudingding

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:22 WIB

Kepala BPKAD Sukabumi Hadiri AUDISI, Sekda Tekankan Efisiensi Anggaran Tidak Boleh Turunkan Kinerja Pelayanan

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:51 WIB

Wali kota Bandung Farhan Kaji Gratis Masuk Tegalega, Alun-alun Bandung Belum Dibuka Penuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:11 WIB

Kadis Dispar dan Pimpinan Ponpes Yaspida Ajak Generasi Muda Sukseskan Camp Religi Mubarokah 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:44 WIB

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Siap Dukung Program Prioritas Daerah dan Optimalisasi PAD

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:15 WIB

Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Dukung Penguatan SDM Desa Melalui Kolaborasi dengan UMMI

Berita Terbaru

error: Content is protected !!