Kepala Desa Rahong Tanggapi Isu Potongan Dana Bantuan Yang Beredar di Media

- Admin

Rabu, 25 Desember 2024 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Rahong Tanggapi Isu Potongan Dana Bantuan Yang Beredar di Media

Kepala Desa Rahong Tanggapi Isu Potongan Dana Bantuan Yang Beredar di Media

GELIATMEDIA.COM – Kepala Desa Rahong, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Ubed Jubaedi, membantah tudingan yang mencuat di dua media terkait adanya dugaan potongan dana bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) oleh Ketua Rukun Tetangga (RT).

Ubed menyebut tudingan tersebut tidak berdasar dan telah ditindaklanjuti melalui pemanggilan pihak-pihak terkait.

“Saya sudah memanggil Ketua RT yang bersangkutan dan warga KPM yang diwawancarai. Semuanya sudah jelas dan menurut saya tidak ada potongan seperti yang dituduhkan. Informasi itu hanya berdasarkan katanya tanpa bukti,” ujar Ubed Jubaedi saat dihubungi wartawan pada Selasa (24/12/2024).

Baca Juga :  Wakil Ketua KAKI DPW Propinsi Jawabarat Pepen Supendi Merasa Prihatin Turut Belasungkawa Terhadap Keluarga Korban

Ia juga mengaku merasa diteror oleh pemberitaan yang menilai dirinya kebal hukum. Meski klarifikasi telah disampaikan kepada wartawan media tersebut, Ubed menyayangkan karena klarifikasinya tidak dimuat dalam pemberitaan.

“Klarifikasi sudah saya sampaikan, tapi sayangnya media itu terkesan tidak profesional karena tidak menampilkan penjelasan saya,” ujarnya.

Baca Juga :  Alaknas Tuduh Bapenda Banten Jadi Sarang Pungli, Pj Gubernur Diduga Tak Berani Evaluasi Kepala UPT Samsat

Ubed menambahkan, tudingan terkait potongan dana bantuan ini diduga berasal dari oknum yang tidak menyukai kepemimpinannya.

“Yang ribut bukan KPM, tapi oknum warga yang punya sentimen pribadi terhadap saya,” katanya.

Kepala Desa Rahong itu menegaskan bahwa dirinya selalu mengingatkan para Ketua RT untuk tidak meminta atau memotong dana bantuan dari masyarakat.

“Saya selalu menegaskan kepada Ketua RT agar tidak meminta atau memotong uang bantuan dari masyarakat. Kalau ada masyarakat yang secara sukarela memberikan sesuatu kepada RT karena merasa terbantu, itu urusan lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Pangdam Siliwangi Luncurkan Program Bela Negara untuk Santri melalui SSC 2026

Ubed berharap media dapat menyampaikan informasi secara berimbang agar tidak memicu kesalahpahaman di masyarakat.

“Saya berharap pemberitaan ke depan bisa lebih profesional dan menyajikan informasi yang akurat,” pungkasnya.***

 

(RH)

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Api Unggun dan Seni Santri Meriahkan Penutupan SSC 2026 di Rindam III Siliwangi
Komandan Rindam III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Bagus Budi Adrianto, Harapkan Santri jadi Kader Bela negara
Sekjen Kementan Tekankan Ketahanan Pangan sebagai Pilar Ketahanan Nasional di SSC 2026
BPD PHRI Jabar Gelar Halal Bihalal, Soroti Tantangan Industri Perhotelan dan Pariwisata
Pangdam Siliwangi Luncurkan Program Bela Negara untuk Santri melalui SSC 2026
Pangdam Siliwangi Tekankan Nilai Silih Asah, Asih, Asuh dalam Halal Bihalal KBT Jabar
FKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi.
IKEA Hadir di King’s Shopping Center, Dorong Revitalisasi Pusat Kota Bandung

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 06:51 WIB

Api Unggun dan Seni Santri Meriahkan Penutupan SSC 2026 di Rindam III Siliwangi

Sabtu, 18 April 2026 - 19:54 WIB

Komandan Rindam III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Bagus Budi Adrianto, Harapkan Santri jadi Kader Bela negara

Sabtu, 18 April 2026 - 16:19 WIB

Sekjen Kementan Tekankan Ketahanan Pangan sebagai Pilar Ketahanan Nasional di SSC 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 12:22 WIB

BPD PHRI Jabar Gelar Halal Bihalal, Soroti Tantangan Industri Perhotelan dan Pariwisata

Jumat, 17 April 2026 - 20:37 WIB

Pangdam Siliwangi Luncurkan Program Bela Negara untuk Santri melalui SSC 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!