Syukuran Nelayan di Desa Sanggrawayang Simpenan, Berharap Berkah ikan melimpah

- Admin

Selasa, 24 September 2024 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syukuran Nelayan di Desa Sanggrawayang Simpenan, Berharap Berkah ikan melimpah

Syukuran Nelayan di Desa Sanggrawayang Simpenan, Berharap Berkah ikan melimpah

GELIATMEDIA.COM – Bentuk Rasa syukur kepada Alloh SWT selama satu tahun sekali masyarakat Nelayan khususnya Desa Sanggrawayang umumnya nelayan Simpenan menggelar acara Syukuran Nelayan bertempat di kampung Sanggrawayang Senin 23/09/2024.

Ratusan masyarakat padati pantai Sangrwayang, Desa Sangrwayang, Kecamatan Simpenan, kabupaten Sukabumi dalam rangka syukuran nelayan ke 2 tahun 2024.

Terlebih kemeriahan terlihat saat prosesi iring iringan larung laut syukuran nelayan dengan menggunakan perahu yang telah dihias membawa hasil bumi untuk di bawa ke tengah laut secara simbolis.

Dadin ketua panitia syukuran nelayan Sangrawayang, kecamatan Simpenan mengatakan, sangat terharu dan bangga pasalnya nyaris semua masyarakat di kadusunan Citamian khususnya dan umumnya warga desa Sangrawayang hadir mengikuti gelar syukuran nelayan ke 2 tersebut.
“Alhamdulillah acaranya ramai, masyarakat antusias, hampir semua masyarakat yang ada di kedusunan Citamiang ini, hampir semua ikut menyaksikan, terutama tadi pas prosesi larung saji ke laut,” ujar Dadi. Senin. (23/9).

Baca Juga :  Ketua DPRD Sukabumi Hadiri Silaturahmi Forkopimda dan Serikat Buruh, Soroti Pentingnya Iklim Investasi untuk Kesejahteraan Pekerja

Tujuannya digelar syukuran nelayan ke 2 tahun 2024 ini, menurut Dadin sebagai bentuk atau bukti sujud syukur masyarakat yang notabene nyari semua warga kadusunan Citamiang sebagai nelayan atasl limpahan nikmat, rezeki yang allah berikan terutama dengan hasil laut yang selama ini dinikmati masyarakat.
“Apa yang telah kita nikmati dari hasil tangkapan ikan, mudah mudahan kedepan dengan kita selalu bersyukur, dengan apa yang kita dapatkan, mudah mudahan hasil tangkapan melimpah, semakin barokah kedepannya,” jelasnya.

Dadi berharap, setelah melihat antusiasnya masyarakat pada sykuran nelayan ke 2 tahun 2024 ini, kedepan kegiatan tersebut akan menjadi agenda rutinan tahunan sebagai bukti bahwa masyarakat sangat bersyukur atas limpahan rizki hasil laut yang selama ini dinikmati.
“Insya allah untuk acara syukuran nelayan ini kita sudah mengadakan yang kedua kalinya, dan juga kita sudah berembug dengan HNSI, dan dinas kelautan, mudah mudahan acara syukuran nelayan ini terus dilaksanakan setiap tahun kedepannya,” terangnya.

Baca Juga :  Kadis Damkar Sukabumi Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Persatuan Bangsa

Dadin berasalasan, dipilihnya tanggal 23 September sebagai acar syukuran nelayan desa Sangrawayang, hal itu hasil kesepakatan bersama antara masyarakat nelayan, pemdes, kecamatan, HNSI dan unsur terkait lainnya.
“Diadakan setiap tanggal 23 September ini merupakan kesepakatan bersama, karena ada beberapa kegiatan syukuran nelayan, tapi di kita bukan hari nelayan, tapi hari syukuran nelayan,” paparnya.

“Di Sangrwayang ini kita telah disepakati dilaksanakan setiap tanggal 23 September, karena berbarengan dengan hari bahari Nasional, hasil kesepakatan seperti itu, makanya kita akan tetap laksanakan setiap tahun,” ucapnya.

Sementara itu camat Simpenan R. Ade Akhsan Artadiredja yang juga turut hadir mengaku terharu, dan bangga kepada para nelayan melaksanakan syukuran di tahun ke 2 ini begitu antusias.
“Saya beryukur kepada ilahi rabbi, bahwa kita masih diberikan nikamat, saya mengapresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah menyiapkan kegiatan syukuran nelayan yang ke 2 di desa Sangrawayang engan meriah dan antusias,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tambang Batu Hijau di Sukabumi Diduga Ilegal, DPRD Desak Tindakan Tegas

“Insya allah kedepannya ini akan menjadi agenda tahunan, bahwa pelaksanaan syukuran nelayan ini bersama sama masyarakat Sangrawayang,” sambungnya.

R. Ade Akhsan berharap juga seperti masyarakat nelayan Sangwayang, bahwa kegiatan syujuran tersebut bisa menjadi aset nasional yang harus tetap dijaga, dilestarikan, sehingga dapat berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat kedepan.
“Bagaimanapun leading sektor ada didinas perikanan dan kelautan, ini akan menjadi lebih kuat lagi, apalagi kita sebagai negara maritim salah satu nya dari nelayan sendiri memberikan kontribusi kepada negara,” ucapnya.

“Kepada masyarakat nelayan yang merupakan pejuang pejuang gizi, penyedia gizi dan protein, salah satunya hasil tangkap para nelayan, ini juga dapat mendorong para wisatawan datang,” tandasnya.***

 

Reporter : Asep T

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemdes Wangunsari Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada 722 KPM
Disperkim Perkuat Akses Air Bersih, Melalui Pembangunan Sarana Air Bersih di Berbagai Wilayah
Pemdes Cimanggu Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada 1.042 KPM
Gebyar Muharram 1448 H di Kampung Gadog Meriah, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial
GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi Santuni Anak Yatim dan Piatu pada Malam 10 Muharam 1448 H
Pesta Rakyat Pesisir Cisolok Meriah, Kesejahteraan Nelayan Jadi Fokus Utama
MTQ ke-49 Kota Bandung Resmi Dibuka, 386 Peserta Siap Berkompetisi
Grand Final Duta GenRe Kota Bandung 2026 Lahirkan Agen Perubahan Remaja

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:36 WIB

Pemdes Wangunsari Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada 722 KPM

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:41 WIB

Disperkim Perkuat Akses Air Bersih, Melalui Pembangunan Sarana Air Bersih di Berbagai Wilayah

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:24 WIB

Pemdes Cimanggu Salurkan Bantuan Ketahanan Pangan kepada 1.042 KPM

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:10 WIB

Gebyar Muharram 1448 H di Kampung Gadog Meriah, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:38 WIB

Pesta Rakyat Pesisir Cisolok Meriah, Kesejahteraan Nelayan Jadi Fokus Utama

Berita Terbaru

error: Content is protected !!