Wabup: Iyos Somantri Hadiri Gerakan Pencegahan Stunting di Kecamatan Cikakak

- Admin

Sabtu, 22 Juni 2024 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GELIATMEDIA.COM – Dalam rangka percepatan penurunan angka stunting, Menteri koordinator pembangun manusia kebudayaan mengintruksikan pelaksanaan gerakan intervensi serentak di seluruh Indonesia.

Sehubungan hal tersebut Pemerintah Kecamatan Cikakak mengadakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan gerakan intervensi serentak

Untuk itu Pemerintah Kecamatan Cikakak berkoordinasi dengan puskesmas dan UPTD terkait pelaksanaan ini dilaksanakan Sabtu, 22/6/2024.

Pencegahan gerakan Stunting meliputi.
1 Pengukuran lingkar tangan atas seluruh ibu hamil.
2 Pengukuran status gizi seluruh Balita
3 Pengukuran status gizi catin
4 Deteksi Ibu hamil, Balita dan catin bermasalah gizi
5 intervensi pada seluruh Ibu hamil dan Balita bermasalah gizi berikan pemberian makan tambahan.

Baca Juga :  Damkar Kabupaten Sukabumi Peringati Hari Pembentukan dan Penelitian Fisika LIPI

Kegiatan Stunting hari ini di kecamatan Cikakak dihadiri Wakil Bupati Sukabumi, TNI, POLRI, Kepala Desa, Ketua TPPS Kecamatan dan Desa serta para tamu undangan yang hadir dalam acara pencegahan Stunting tersebut.

Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri setelah selsai mengikuti acara mengatakan dihadapan para awak media.

Baca Juga :  Umat Rukun Menuju Indonesia Emas Grand Tema Silaturahmi Akbar HAB Ke-79 di Sukabumi

“Monitoring gerakan penangan stunting selama 1 bulan turun ke posyandu, bahwa kecamatan cikakak ini dari 62 posyandu ada 2 posyandu yang belum tuntas, sebelum tanggal 25 akan dituntaskan,” terangnya.

“Angka stunting di kecamatan cikakak sesuai data yang terukur hari ini adalah kurang lebih 7℅. berharap angka ini bisa bertahan dan bisa menjadi bukti angka tersebut benar- benar valid,” sambungnya.

Baca Juga :  BKKBN Perkuat Program Bangga Kencana di Depok, Fokuskan Edukasi Keluarga dan Pencegahan Stunting

Lanjut Iyos Pemerintah Kabupaten Sukabumi meliputi beberapa Kecamatan terkait data Stunting berdasarkan hasil survei diperkirakan di angkat 27% setelah hasil pengecekan di lapangan Stunting Kabupaten Sukabumi ternyata tidak mencapai 27%.

“Berdasarkan survei tingkat nasional. Kabupaten Sukabumi untuk stunting sekarang ini di angka 21%, Iyos berharap adanya gerakan pencegahan stunting yang dilakukan pemkab sukabumi, untuk kedepannya masuk diangkat 14%,” harapnya.***

(Red)

 

 

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas PU Rayakan Hari Bakti ke-80, Perkuat Semangat Pengabdian dan Layanan Infrastruktur Berkeadilan
DPRD Dorong Penguatan Kebijakan dan Edukasi Publik dalam Penanggulangan HIV/AIDS
Bappelitbangda Tegaskan Perencanaan dan Kolaborasi Penting dalam Penanggulangan HIV/AIDS
Bappelitbangda Apresiasi Penganugerahan Satyalancana Karya Satya bagi 100 ASN Kabupaten Sukabumi
PLT Dinas Perikanan Hadiri Penganugerahan Satyalancana Karya Satya untuk 100 PNS Kabupaten Sukabumi
Sekda Buka Pembinaan Pengelolaan BMD, Bappelitbangda Dorong Tata Kelola Aset Daerah yang Akuntabel
Bappelitbangda Apresiasi Pelantikan PPPK Paruh Waktu Dorong Percepatan Pembangunan Daerah
Bappelitbangda Sukabumi Raih Predikat The Best Paver pada Kompetisi Inovasi Jawa Barat 2025

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 17:05 WIB

Dinas PU Rayakan Hari Bakti ke-80, Perkuat Semangat Pengabdian dan Layanan Infrastruktur Berkeadilan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:56 WIB

Bappelitbangda Tegaskan Perencanaan dan Kolaborasi Penting dalam Penanggulangan HIV/AIDS

Sabtu, 6 Desember 2025 - 06:55 WIB

Bappelitbangda Apresiasi Penganugerahan Satyalancana Karya Satya bagi 100 ASN Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 06:50 WIB

PLT Dinas Perikanan Hadiri Penganugerahan Satyalancana Karya Satya untuk 100 PNS Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 06:38 WIB

Sekda Buka Pembinaan Pengelolaan BMD, Bappelitbangda Dorong Tata Kelola Aset Daerah yang Akuntabel

Berita Terbaru

error: Content is protected !!