Sekda Tekankan Efisiensi dan Ketepatan Sasaran dalam Distribusi Pupuk Subsidi

- Admin

Rabu, 2 Juli 2025 - 04:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman memberikan arahan dalam Rapat Evaluasi dan Sosialisasi Kebijakan Pupuk Bersubsidi

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman memberikan arahan dalam Rapat Evaluasi dan Sosialisasi Kebijakan Pupuk Bersubsidi

GELIATMEDIA.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menegaskan pentingnya penguatan sistem distribusi pupuk bersubsidi saat memberikan arahan dalam Rapat Evaluasi Pupuk Bersubsidi Periode Januari–Juni 2025 serta Sosialisasi Kebijakan Pupuk Bersubsidi pasca terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/7/2025).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa Perpres Nomor 6 Tahun 2025 dirancang untuk menata ulang tata kelola pupuk bersubsidi agar lebih terstruktur, efisien, dan berkeadilan. Tujuannya adalah untuk menjamin ketersediaan pupuk yang merata serta kemudahan akses bagi petani.

Baca Juga :  Dinas Peternakan Dukung Ketahanan Pangan Daerah dalam Rapat Dinas Januari 2026

“Perpres ini hadir untuk memperbaiki sistem penyaluran pupuk subsidi. Kita ingin memastikan petani benar-benar mendapat pupuk sesuai kebutuhan, tepat waktu, dan dengan harga yang terjangkau,” ujar H. Ade Suryaman.

Ia menekankan peran penting Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pertanian dalam menjalankan ketentuan Perpres tersebut. Sektor pertanian, menurutnya, kini menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Dua Raperda Strategis dalam Rapat Paripurna

Sekda juga menyoroti bahwa distribusi pupuk yang tidak tepat sasaran dapat berdampak pada peningkatan inflasi daerah. Oleh karena itu, ia mendorong kolaborasi antar lembaga, khususnya BPP dan KCD, dalam mengidentifikasi serta mengevaluasi penyebab kelangkaan pupuk dan dampaknya terhadap perekonomian lokal.

“Pupuk memiliki korelasi erat dengan inflasi daerah. Maka dari itu, evaluasi dan pengawasan distribusi pupuk harus lebih diperkuat,” tegasnya.

Selain itu, Sekda juga mengingatkan pentingnya akurasi data petani. Ia meminta seluruh koordinator BPP dan KCD untuk gencar melakukan sosialisasi terkait pentingnya kepemilikan identitas resmi seperti KTP dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai syarat utama dalam mengakses berbagai program pertanian.

Baca Juga :  Bupati Tekankan Pemerataan Pembangunan dalam Rakor Persiapan RKPD 2026

“Identitas petani adalah kunci agar bantuan bisa tepat sasaran. Ini bukan hanya soal administratif, tapi menyangkut keadilan dalam penerimaan manfaat,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap dengan penerapan Perpres 6 Tahun 2025, distribusi pupuk subsidi dapat berlangsung lebih transparan, efisien, dan benar-benar menyasar petani kecil yang paling membutuhkan.***

 

(Red)

 

 

Berita Terkait

Poskeswan Dinas Peternakan Sukalarang Lakukan Pengobatan dan Monitoring Ternak
RSUD Sekarwangi Naik Kelas, Baperida Sukabumi Dukung Penguatan Layanan Berteknologi Tinggi
DPMD Sukabumi Tak Mau Gegabah, Pemberhentian Kades Tamanjaya Tunggu Kepastian Hukum
Jangan Tunggu Gejolak! DPRD Sukabumi Desak Pemda Segera Sikapi Kasus Kades Tamanjaya
Pariwisata Diperkuat, DPMD Sukabumi Dorong Manfaat Ekonomi Sampai ke Masyarakat Desa
Ketidakhadiran PD Disorot, DPRD Sukabumi Tekankan Raperda Harus Dibahas Serius
327 Pejabat Dilantik, Tiga Pejabat Baru Isi Posisi Strategis di Baperida Kabupaten Sukabumi
Revisi Perda Nomor 8 Tahun 2023, DPMD Sukabumi Dukung Penguatan Tenaga Kerja Lokal

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:05 WIB

Poskeswan Dinas Peternakan Sukalarang Lakukan Pengobatan dan Monitoring Ternak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:36 WIB

RSUD Sekarwangi Naik Kelas, Baperida Sukabumi Dukung Penguatan Layanan Berteknologi Tinggi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:40 WIB

DPMD Sukabumi Tak Mau Gegabah, Pemberhentian Kades Tamanjaya Tunggu Kepastian Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pariwisata Diperkuat, DPMD Sukabumi Dorong Manfaat Ekonomi Sampai ke Masyarakat Desa

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Ketidakhadiran PD Disorot, DPRD Sukabumi Tekankan Raperda Harus Dibahas Serius

Berita Terbaru

error: Content is protected !!