Wabup Tegaskan Penanganan Stunting Memerlukan Upaya Lintas Sektor Terintegrasi

- Admin

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Aula Dinsos Cisaat Kabupaten Sukabumi,(GELIATMEDIA.COM/Humas Pemda)

Aula Dinsos Cisaat Kabupaten Sukabumi,(GELIATMEDIA.COM/Humas Pemda)

GELIATMEDIA.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menghadiri Exit Meeting Hasil Audit Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting Bidang Kesehatan di Aula Dinsos Cisaat.Selasa 14/05/24

Ketua Tim Audit Efektivitas Penurunan Stunting Irjend Kesehatan RI. Yusit Istanto menjelaskan capaian di tahun 2024 dimana Hasil Audit untuk Kab Sukabumi di angka 72,95 artinya cukup efektif ,

“Kebijakan penurunan Stunting di Kab Sukabumi sudah Cukup baik, diharapkan target New Zero Stunting bisa terwujud, selain itu Inovasi yang ada di Kab Sukabumi berjalan baik sehingga membantu penurunan Stunting” terangnya.

Baca Juga :  DPRD Kota Bandung Bahas Tiga Raperda Strategis, Mulai dari Pengelolaan Sampah hingga Penguatan Keuangan Daerah

Dalam Arahannya Wakil Bupati mengatakan Tujuan audit kinerja efektivitas program percepatan penurunan stunting ini untuk menilai program–program intervensi spesifik yang telah dilaksanakan oleh sektor kesehatan mulai dari input proses output dan outcome.

Pencegahan stunting menjadi prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, pemerintah pusat menargetkan angka prevalensi stunting harus menurun per tahunnya sebesar 3% sehingga pada akhir tahun 2024 bisa mencapai 14%.

Baca Juga :  Ketua Kwarcab Pramuka Sukabumi Resmi Membuka Kegiatan KATANIRA 2025

” Kita masih perlu perjuangan dari angka 27 % menuju angka penurunan 14% , tentunya harapan ini harus diupayakan oleh kita bersama, selain itu Edukasi untuk para Kader Posyandu juga harus ditingkatkan” ungkapnya

Baca Juga :  Anggota DPRD Fraksi Gerindra Dorong Transformasi BPR demi Kemajuan Ekonomi Daerah

Wabup menekankan Permasalahan stunting yang multidimensional tersebut memerlukan upaya lintas sektor dengan melibatkan seluruh stakeholder secara terintegrasi melalui koordinasi serta konsolidasi program dan kegiatan yang dinamakan 8 aksi konvergensi stunting.

Acara dilanjutkan dengan Diskusi dipandu oleh Sekretaris Dinkes Kab Sukabumi, H. Andi Rahman

Hadir Pada acara tersebut unsur Irjend Kesehatan RI, Sekretaris Dinsos dan para Kepala Puskesmas Se Kab Sukabumi.***

Reporter : Asep T

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program
Bupati Sukabumi Monitoring Layanan KB Mantap, Pastikan Pelayanan Sesuai Prosedur
Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting
Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan
Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi
Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi
Bupati Sukabumi Jawab Pandangan Fraksi DPRD Terkait Raperda APBD 2027
Soal Bantuan BPJS, Sekda Sukabumi: Data Pemkab dan BPJS Harus Disinkronkan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Bupati Sukabumi Pantau Pelayanan KB MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi, 168 Akseptor Ikuti Program

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Wamen BKKBN Kunjungi Sukabumi, Wabup Andreas Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Tekan Stunting

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Becak Listrik Bantuan Prabowo Segera Mengaspal di Sukabumi, Pemkab Matangkan Persiapan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Bupati Terima Aset Rampasan KPK: Harus Jadi Nilai Tambah bagi Pembangunan Sukabumi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Hj Rina Rosmaniar Japar Lantik 27 Ketua TP PKK Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru