PLTU Jabar 2 Palabuhanratu Bekerjasama dengan Polres Sukabumi Lakukan Simulasi Unras Jelang Pemilu 2024

- Admin

Selasa, 14 November 2023 - 19:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

GELIAT MEDIA – Simulasi aksi unjuk rasa puluhan massa di PLTU Jabar 2 Palabuhanratu dipicu karena ketidaknetralan pihak PLTU menjelang pemilu 2024. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Patuguran, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/11/2023).

Pantauan di lapangan, aksi ini berakhir ricuh, puluhan massa tersebut terlibat bentrokan kontak fisik. Bahkan, tidak dapat dihindari adanya lemparan batu dan air mineral selama aksi unjuk rasa berlangsung.

Di depan gerbang, terlihat security dari PLTU menghadang para aksi demo dengan mendorong masa aksi agar menjauh dari area vital dengan mendorong sejauh 300 meter.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan, sampai akhirnya dari pihak kepolisian Polres Sukabumi, terjunkan puluhan anggota beserta perlengkapan, lengkap diterjunkan untuk menghadang para masa demo. Selain itu, kendaraan water canon pun ikut pula diterjunkan.

Baca Juga :  Wabup Hadiri Seminar Nasional Pembangunan Berkelanjutan, Tanggap Bencana Perubahan Iklim

Kabag Ops Polres Sukabumi, Kompol Maryono Edi Suseno, membenarkan bahwa demontrasi itu merupakan simulasi pengamanan menjelang Pemilu 2024.

“Kami dari Polres Sukabumi Bekerja sama dengan PLTU Palabuhanratu, kita melaksanakan kegiatan simulasi terkait dengan ketidaknetralan pihak PLTU, tentunya ada warga yang melakukan aksi,” ungkapnya.

Maryono memaparkan, bahwa pengamanan simulasi demo tersebut dibuat menjadi tiga tahapan.

“Yang pertama adalah tahapan awal security yang mengamankan, karena PLTU adalah objek vital nasional tidak boleh ada aksi di depan pintu sehingga di dorong oleh security sampai jarak 300 meter,” bebernya.

Kemudian, sambung Maryono selanjutnya pihak PLTU koordinasi dengan pihak Koramil dan Polsek Palabuhanratu.

“Karena Polsek koramil tidak ada kekuatan maka menghubungi Polres, Kapolres memerintahkan Kabag Ops untuk melakukan langkah yaitu tim negosiator polres yang dipimpin oleh kasat Binmas Melaksanakan kegiatan negosiator,” terangnya.

Baca Juga :  Laskar Pasundan Indonesia Rayakan Milad ke-4 dengan Aksi Sosial untuk Korban Bencana Sukabumi

“Negosiator dengan dalmas awal tidak mampu karena ini simulasinya masyarakatnya tanpa izin sehingga kita menggunakan dalmas, lanjut yaitu menggunakan pelengkapan Water Canon dan kendaraan lainnya kita bubarkan tapi sempat dari pihak PLTU menyampaikan untuk audensi, masyarakat pun mau audensi, intinya itu masyarakat pun membubarkan diri,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Maryono menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah agar semua pihak paham dalam melaksanakan tugasnya masing-masing.

“Artinya adalah security nanti berbuat apa, polri berbuat apa ,tim negosiator berbuat apa ini sesuai dengan perintah dari bapak kapolres,” jelasnya.

Sementara itu Humas PT IP PLTU Jabar 2 Palabuhanratu, Asep Tresna LH, mengatakan, tujuan dari simulasi ini agar menguji kesiapan tim security PLTU.

Baca Juga :  Timses Nomor Urut I Datangi Kantor Desa Citarik Dan Camat Palabuhanratu Guna mengadukan Dugaan kecurangan.

“Sesuai yang disampaikan pak Kabag Ops simulasi ini adalah mengantisipasi, menguji kesiapan tim security PLTU. Jadi teman-teman security tahu persis batasan apa yang boleh mereka lakukan untuk pengamanan,” ungkapnya.

“Simulasi ini terkait ketidaknertalan Pemilu, bahwa memang momennya persiapan Pemilu dan potensi apapun di masyarakat yang bisa saja terjadi, karena momen saja, memanfaatkan momen 2024 sehingga PLTU harus siap terhadap kemungkinan-kemungkinan apapun yang terjadi, kita siap terkait itu,” sambungnya.

Asep menegaskan bahwa PLTU yang merupakan bagian dari BUMN tentunya harus netral di Pemilu 2024 nanti.

“PLTU sendiri netral itu harus, karena kami amanat dari undang-undang, kemudian amanat dari pemerintah bahwa BUMN dan pegawai negeri sipil harus netral,” pungkasnya.

Reporter : Asep Taopik

Berita Terkait

Pemandian Air Panas Wangunsari Terus Berbenah, Fasilitas Wisata Keluarga Makin Lengkap
400 Peserta Ikuti Deklarasi Antinarkoba, KNPI Gaungkan “Pemuda Palabuhanratu Bersinar”
Bukan Sekadar Menjaga Keamanan, Polsek Simpenan Hadir untuk Korban Kebakaran
Pemdes Sukamaju Tetapkan 12 KPM Penerima BLT Dana Desa 2026
Pemdes Sampora Salurkan Bantuan Beras untuk 851 KPM, Total 2.553 Karung
Selain Bahas BUMDes, Musdes Cirendang Sosialisasikan Pembentukan Panitia Pemilihan Ketua BPD
Pemdes Jayanti Salurkan Bantuan Pangan untuk 1.147 KPM, Total 3.441 Karung Beras
Tak Cukup Berdamai, PGRI Jabar Pastikan Dugaan Intimidasi Kepala SDN Sukaraja 2 Diproses Hukum

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:20 WIB

Pemandian Air Panas Wangunsari Terus Berbenah, Fasilitas Wisata Keluarga Makin Lengkap

Minggu, 13 September 2026 - 05:48 WIB

400 Peserta Ikuti Deklarasi Antinarkoba, KNPI Gaungkan “Pemuda Palabuhanratu Bersinar”

Kamis, 10 September 2026 - 18:56 WIB

Bukan Sekadar Menjaga Keamanan, Polsek Simpenan Hadir untuk Korban Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 17:17 WIB

Pemdes Sukamaju Tetapkan 12 KPM Penerima BLT Dana Desa 2026

Jumat, 4 September 2026 - 18:15 WIB

Pemdes Sampora Salurkan Bantuan Beras untuk 851 KPM, Total 2.553 Karung

Berita Terbaru

error: Content is protected !!