Usut Tuntas Aktor Intelektual Demo di Lebak, Aktivis Akan Lapor Mabes Polri

- Admin

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usut Tuntas Aktor Intelektual Demo di Lebak, Aktivis Akan Lapor Mabes Polri

Usut Tuntas Aktor Intelektual Demo di Lebak, Aktivis Akan Lapor Mabes Polri

GELIATMEDIA.COM – Demo anarkis yang menyebabkan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak Yadi Suryadi meninggal dunia menyisakan segudang pertanyaan dari berbagai pihak.

Bahkan polres Lebak sudah menahan dua orang pendemo yang diduga dalang dari aksi tersebut. Namun sangat disayangkan polres Lebak sampai saat ini belum menyentuh aktor intelektual dibalik aksi tersebut.

Penetapan Ketua DPRD Lebak itu pertama berdasarkan perolehan kursi terbanyak dan kedua memang kewenangan DPP PDI Perjuangan bukan kewenangan kolektif Lembaga DPRD Lebak, maka sangat lucu aksi tersebut dilakukan di Gedung DPRD, maka semua pihak memiliki asumsi bahwa aksi tersebut dilakukan by design dan ada sekenario dibelakangnya.

Baca Juga :  Pemdes Cibodas Mulai Realisasikan Dana Desa Tahap I Tahun 2025 untuk Pembangunan Infrastruktur dan Mobil Siaga

Saat ini publik juga mengetahui siapa yang pengecut dan “ngebet” ingin jadi ketua DPRD Lebak, bahkan memakai issue liar soal laten PKI yang mengarah ke Dokter Juwita Wulandari yang notabene anak dari Ribka tjiptaning.

Baca Juga :  Diskominfo Gelar Rakor PPID dan SP4N Lapor, Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Jika ini dibiarkan maka akan jadi preseden buruk bagi Lembaga legislatif bahkan bagi partai yang bergambar banteng tersebut, publik bisa melihat bagaimana perebutan jabatan Ketua DPRD Lebak mengorbankan nyawa, bahkan mengorbankan peserta aksi yang kini ditahan.

Jika polres Lebak tidak bisa mengusut aktor intelektual dibelakang aksi tersebut, Saya akan membuat laporan ke Mabes Polri sekaligus menyurati DPP PDI Perjuangan untuk segera ambil sikap terkait kisruh di DPRD Lebak.

Baca Juga :  Operasi Pekat Lodaya 2024, Polres Sukabumi Ciptakan Kondusifitas Wilayah

Diketahui, demo menolak calon Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari dari PDI Perjuangan berujung ricuh. Massa aksi melakukan aksi dorong dengan aparat kepolisian dan Satpol PP yang bersiaga di depan gedung Dewan.

Massa mulai mendesak pagar gedung DPRD Lebak dan akhirnya roboh menimpa Anggota Satpol PP Yadi Suryadi dan rekannya, Murtono. Yadi mengalami cedera parah di kepala dan akhirnya meninggal pada 9 Oktober 2024 setelah menjalani perawatan intensif.***

(RH)

 

Follow WhatsApp Channel geliatmedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Rumah di Desa Margaluyu Berhasil Dikendalikan Petugas Damkar
Pengadaan Sawdust PLTU Jadi Sorotan, Kelurahan Klaim Hanya Dampingi Warga
Gala Premiere Film “Silent Dance” Tampilkan Kolaborasi Tari Modern dan Tradisional Sunda
PLTU Pelabuhanratu Awali Overhaul Unit 1 dengan Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama
Petugas Damkar Sukabumi Evakuasi Ular Sanca dari Area Permukiman Warga
Tim Puskeswan Sukalarang Monitoring dan Layani Kesehatan Domba Warga
Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Monitoring Bumdesma Peternakan di Kadudampit
Pangdam Siliwangi dan Rektor UNPAK Sepakati Kemitraan Strategis

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:45 WIB

Kebakaran Rumah di Desa Margaluyu Berhasil Dikendalikan Petugas Damkar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:42 WIB

Pengadaan Sawdust PLTU Jadi Sorotan, Kelurahan Klaim Hanya Dampingi Warga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:12 WIB

Gala Premiere Film “Silent Dance” Tampilkan Kolaborasi Tari Modern dan Tradisional Sunda

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:44 WIB

PLTU Pelabuhanratu Awali Overhaul Unit 1 dengan Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:37 WIB

Petugas Damkar Sukabumi Evakuasi Ular Sanca dari Area Permukiman Warga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!