Palabuhanratu Diterjang Banjir, Dua Rumah Hancur dan Satu Korban Jiwa Dilaporkan

- Admin

Minggu, 20 April 2025 - 06:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Traktir Kopi

Banjir melanda Palabuhanratu usai hujan deras mengguyur sejak sore hingga malam. Dua rumah hancur terseret air di Kampung Tipar, satu warga meninggal dunia, dan beberapa lainnya terdampak. BPBD dan pemerintah daerah bergerak cepat atasi dampak dan siapkan langkah penanggulangan lanjutan.

Banjir melanda Palabuhanratu usai hujan deras mengguyur sejak sore hingga malam. Dua rumah hancur terseret air di Kampung Tipar, satu warga meninggal dunia, dan beberapa lainnya terdampak. BPBD dan pemerintah daerah bergerak cepat atasi dampak dan siapkan langkah penanggulangan lanjutan.

GELIATMEDIA.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Palabuhanratu sejak Sabtu (19/4/2025) sore hingga malam hari menyebabkan banjir di sejumlah titik dan menimbulkan kerusakan serius. Dua rumah dilaporkan hancur, sementara satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi saat banjir melanda.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat luapan air terjadi di Kelurahan dan Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu. Genangan juga melanda beberapa wilayah lainnya seperti Cangehggar, Cisaat, Tipar, dan Badak Putih.

“Intensitas hujan sangat tinggi sejak pukul 17.30 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Akibatnya, beberapa titik mengalami luapan air cukup tinggi, dengan dampak terparah di wilayah-wilayah tersebut,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sukabumi, Deden.

Baca Juga :  Tambang Batu Hijau di Sukabumi Diduga Ilegal, DPRD Desak Tindakan Tegas

Salah satu korban jiwa dilaporkan bernama Entis Sutisna, yang mengalami kecelakaan saat melintasi Jembatan Badak Putih dengan sepeda motor. “Korban terpeleset, lalu kejang-kejang dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun sayangnya nyawanya tidak tertolong,” jelas Deden.

Selain itu, seorang warga di Kampung Cangehggar mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, di Kampung Tipar RW 08, dua rumah dilaporkan hancur akibat derasnya arus banjir, dengan beberapa rumah lain terdampak.

Baca Juga :  Kapolda Jabar Tinjau Pos Pengamanan di Polsek Cicurug Polres Sukabumi

Deden menambahkan bahwa ancaman bencana hidrometeorologi masih tinggi di wilayah tersebut. “BMKG memprediksi curah hujan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” tegasnya.

Pemerintah daerah saat ini tengah menyusun langkah-langkah penanganan dan normalisasi di wilayah terdampak.

“Kami akan bergerak cepat, meskipun saat ini masih dalam tahap perencanaan karena hujan belum mereda. Besok kami akan turun langsung bersama camat dan lurah ke lokasi di Tipar,” pungkas Deden.

Sementara itu, Lurah Palabuhanratu, Yadi, menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah beberapa kali mengajukan permohonan penanganan sungai kepada pemerintah provinsi, mengingat kewenangan pengelolaan sungai berada di tingkat provinsi.

Baca Juga :  BP CPUGGp Bahas Revalidasi UNESCO dan Pemulihan Pariwisata Sukabumi

“Kami sudah komunikasikan, dan kami mohon kepada BPBD untuk segera melakukan pemasangan bronjong atau TPT karena kondisi sungai sudah tergerus dan melebar dari delapan meter menjadi hampir lima puluh meter,” ujar Yadi.

Ia juga meminta agar jembatan yang rusak segera diperbaiki agar bencana tidak meluas lebih parah.

Masyarakat berharap adanya tindakan cepat dari pihak terkait untuk mencegah bencana serupa terjadi kembali.***

 

Reporter : Asep T

 

 

 

Berita Terkait

Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, GRIB Jaya Sukabumi Serahkan SK Kepengurusan Baru
Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter
Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri
Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Hari Santri Nasional 2026, Ade Ridwan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Gebyar Hari Santri Nasional 2026 di Cikakak, Ratusan Peserta Ikuti Berbagai Perlombaan
410 Pemancing Padati Lomba Mancing Badong, Syukuran Hari Nelayan Sangrawayan ke-4 Meriah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, GRIB Jaya Sukabumi Serahkan SK Kepengurusan Baru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Puncak HSN 2026 di Palabuhanratu Meriah, Ribuan Peserta Ikuti Kirab Bendera Merah Putih 100 Meter

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Satlantas Polres Cimahi Sambangi Ponpes Nurul Ikhlas Al-Bahri, Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Santri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Tak Lagi Tempuh 2 Kilometer ke Sungai, Warga Cikiara Kebun Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sambut HKN ke-62, Puskesmas Palabuhanratu Gelar Olahraga Bersama dan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias

Berita Terbaru